Prabowo : Saya Ingin Jadi Alat Kesejahteraan, Keadilan dan Kemakmuran Rakyat

Prabowo Subianto, calon Presiden nomor urut 02 menegaskan keinginannya untuk masuk ke dalam ajang pemilihan presiden yang akan diadakan pada tahun 2019 mendatang. ia sangat prihatin atas ketidakadilan dan kemiskinan dan yang sedang menimpa rakyat di Indonesia sekarang ini. Ia menegaskan dirinya ingin menjadi alat kesejahteraan, alat untuk keadilan dan kemakmuran rakyat

Hal tersebut dinyatakan oleh calon Presiden Prabowo Subianto, ketila ia  mengadakan silahturahmi ke pondok Pesantren Darul Mu’arrif, Lam Ateuk,yang terletak di wilayah  Aceh Besar. Prabowo pun mendapat dukungan, berupa bantuan dana kampanye, yang akan ia gunakan dala ajang  pemilihan Presiden, yang akan diadakan pada tahun 2019 dari para santri.

“Kami hanya alat untuk rakyat, alat untuk kebaikan hidup, alat untuk kesejahteraan, alat untuk keadilan dan kemakmuran. Tidak ada niat lain,” tutur Prabowo, ketika ia menghadiri peresmian Kantor Media Center Komite Pemenangan Aceh (KPA) Prabowo-Sandi di Banda Aceh, pada hari Rabu 26 Desember 2018.

Prabowo Subianto, mengatakan bahwa ia tidak ingin hal lain dalam mengikuti ajang pemilihan presiden 2019 ini. Ia hanya ingin berjuang bagi kesejahteraan rakyat Indonesia,

“Di sisa hidup saya tidak ada niatan lain hanya untuk mengabdi untuk rakyat,” ucap Prabowo dengan penuh keyakinan

Dukungan yang sangat besar pada Prabowo dan Sandiaga Uno yang diberikan oleh para relawan dan masyarakat Aceh, membuat Prabowo merasa terharu, dan menghaturkan banyak terimakasih.

“Terima kasih, ini acara peresmian kantor Prabowo-Sandi Aceh yang merupakan inisiatif dari saudara-saudara,” ujar Prabowo, yang juga dikenal sebagai Mantan Danjen Kopassus tersebut.

Pihak pengurus pesantren, sementara itu tidak ingin mengatakan berapa besar jumlah uang yang disumbangkan bagi dana kampanye Prabowo.

“Ini yang membuat saya terharu. Hari ini di pesantren ini dari santri dan santriwati. Ini luar biasa saya tidak bisa saya jawab. Semoga Allah SWT membalas kebaikan,” tutur Prabowo   dalam pidatonya di Aceh, pada hari Rabu (26/12/2018).

Tercapainya Kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran adalah cita cita bangsa ini didirikan. sampai 70 tahun Indonesiamerdeka, hal itu belum kunjung terwujud. Prabowo berkomitmen ingin mewujudkan hal tersebut apabila dipercaya sebagai Presiden pada pilpres 2019

via Prabowo : Saya Ingin Jadi Alat Kesejahteraan, Keadilan dan Kemakmuran Rakyat

credit by #913

Nelayan Sulsel Curhat ke Prabowo-Sandiaga : Solar Langka, Tidak Bisa Melaut

Dalam kampanye nya, TimPrabowo-Sandiaga Uno banyak menyerap aspirasi rakyat sampai ke pelosok pelosok. Tidak terkecuali ke wilayah indonesia tengah dan timur. Ketika mengunjungi wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) Sandiaga Uno menerima keluhan dari nelayan yang Mengeluhkan Langkanya bahan bakar solar, sehingga nelayan tidak bisa melaut mencari ikan.

Keluhan Nelayan Takalar

Anwar dan Sayamsurizal, nelayan di daerah tersebut mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, masalah izin melaut dan tidak terserapnya ikan laut yang mereka dapat, sempat menyampaikan keluhan mereka kepada calon wakil presiden nomor 02, Sandiaga Uno.

“Solar langka sekali pak. Kami terkadang tidak melaut. Ini menganggu produksi dan kadang banyak kapal nelayan yang tidak bisa melaut,” tutur Anwar, ketika menyampaikan keluhannya pada Sandiaga.

“Selain solar yang langka, Surat Izin Penangkapan Ikan juga menyulitkan kami pak yang punya kapal 30 GT. Kalau bisa pak, kebijakan ini diubah atau kalau bisa dipermudah,” tutur Syamsurizal, yang juga merupakan nelayan pada  Kabupaten Takalar menambahkan.

Dipaksa resmikan Posko

Sandiaga Uno  ketika melintasi Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada hari Selasa tanggal 25 Desember 2018, dipaksa oleh para relawan, untuk hadir di peresmian posko pemenangan Prabowo-Sandiaga, Sandiaga Uno pun diminta turun dari mobilnya.

“Pak ini posko pemenangan Prabowo-Sandi, gunting pita pak, satu menit saja,” ujar seorang relawan, meminta Sandiaga untuk meresmikan posko tersebut, sambil berusaha membuka pintu mobil Sandi, yang dikutip dari pers Media Center Prabowo-Sandi yang diterima oleh wartawan kami, pada hari Selasa 25 Desember 2018

Pada awalnya, Sandiaga Uno, sempat menolak permintaan para relawannya. Hal tersebut dikarenakan, ia takut, jika hal tersebut akan dianggap oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai bentuk pelanggaran dalam berkampanye, karena ia tidak diagendakan untuk hadir dalam acara tersebut.

Akhirnya, Sandiaga Uno, calon wakil presiden nomor 02 bersedia mengabulkan permintaan relawannya untuk meresmikan posko pemenangan Prabowo-Sandi dari dalam mobil dengan menggunting pita, yang diberikan oleh para simpatisannya, yang berada di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Tempat Pelelangan Ikan (TPl) BEBA Galesong UUtar, Tamasaju, Galesong Utara, Kabupaten Takalar juga dikunjungi Sandiaga, ketika ia mengunjungi kawasan tersebut. Sandiaga sempat bersilahturahmi dengan para pengusaha Kadin, UMKM dan sarapan pagi bersama  tokoh masyarakat Takalar.

 

via Nelayan Sulsel Curhat ke Prabowo-Sandiaga : Solar Langka, Tidak Bisa Melaut

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno Siap Hadapi Debat Nasional

Acara debat pasangan calon presiden dan wakil presiden, yang akan bersaing pada pemilihan umum 2019, akan tayang pertama kali pada tanggal 17 Januari 2019. Peraturan dan persyaratan ini telah secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemiilihan Umum. Terkait acara debat ini, Djoko Santoso, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menjelaskan bahwa Prabowo dan Sandiaga telah dipersiapkan untuk dilatih oleh pakar debat profesional

“Prabowo-Sandi akan kita latih dengan ahli debat profesional. Supaya berjalan dengan lancar, itu kewajiban saya dan itu memang sudah disiapkan. Jadi itu semua sudah kita siapkan,” ujar Djoko, ketika diwawancara pada hari Jumat, taggal 21 Desember 2018.

Akan tetapi, mereka pun tidak akan memaksa jika Prabowo ataupun Sandi tidak berkenan dilatih, walaupun tim suksesnya sudah menyiapkan pakar debat. Djoko merasa yakin, bahwa calon presiden 02 dan calon wakilnya Sandiaga Uno sudah mempersiapkan diri,  dibekali dengan  segala pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki, ketika bertarung di acara debat nanti.

“Nanti kita akan panggil calon presiden dan wakil presiden, kita brief, kita latih, yang penting kita siapkan. Mengenai tidak mau dilatih itu terserah, kita sudah siap semuanya intinya,” kata Djoko memberi penjelasannya

.Disamping itu, menghadapi persiapan debat calon presiden 02, Prabowo dan wakilnya, Sandiaga, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. telah menyurati Komisi Pemilihan Umum, terkait pemberian tema, moderator, hingga panelis, yang akan bertindak dalam debat calon presiden pada ajang Pemilihan presiden 2019.

“Kita kemarin rapat sampai jam 1 malam untuk mempersiapkan surat ke KPU. Kita mengusulkan moderator siapa, panelis siapa, dan juga ke dalam siapa-siapa yang menyiapkan materi debat,” ungkap Djoko

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga telah memasukkan sejumlah nama kenamaan, yang secara resmi telah tercatat sebagai juru debat. Nama yang telah dimasukkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.itu berjulah sekitar 53 orang, yang datang dari berbagai kelompok, seperti: politikus, ahli ekonomi, ahli hukum, kepemudaan, kewirausahaan, energi dan sumber daya mineral, agama, olahraga, hingga memasukkan beberapa nama ahli, yang kompetan dalam urusan perempuan dan anak. Diantara para ahli yang didaulat sebagai juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, terdapat nama-nama seperti Ustaz Ahmad Haekal Hasan, Ledia Hanifa Amaliah, Ahmad Mumtaz, Didi Irawadi, Rahayu Saraswati, Andi Yuliani Paris, dan Yayuk Basuki, Fadli Zon, Jazuli Juwaini, Ferry Juliantono, Mardani Ali Sera, Priyo Budi Santoso.

via Prabowo-Sandiaga Uno Siap Hadapi Debat Nasional

credit by #913

Kwik Kian Gie, Amien Rais, SBY Dukung Prabowo Subianto

Prabowo Subianto dinilai sangat beruntung, karena didukung oleg politisi-politisi yang telah banyak makan asam garam di dunia politik, untuk menghadapi pemilihan presiden pada tahun 2019 mendatang. Selain memiliki banyak pengalaman, para politikus tersebut merupakan politikus yang sangat berpengaruh dalam dunia politik di Indonesia. Prabowo menganggap mereka sebagai pembimbing bagi dirinya, karena nasihat-nasihat mereka sangat di butuhkan olehnya dalam pemiliha presiden mendatang. Siapa sajakah tokoh politik Indonesia yang memiliki nama besar yang disebut oleh Prabowo Subianto?

 Kwik Kian Gie

Mantan Menteri Ekonomi Kwik Kian Gie dinyatakan sebagai penasihat bagi Prabowo Subianto, sebagai calon presiden nomor 02. Prabowo memerlukan nasihat Kwik Kian Gie, untuk meningkatkan ekonomi Indonesia, yang saat ini kian terpuruk. Dengan melihat latar belakang Kwik Kian Gie sebagai pebisnis yang sangat sukses dan juga merupakan pakar ekonomi, maka Prabowo bepikir, bahwa ia sangat memerlukan bantuan darinya.

“Tapi demi kepentingan negara, beliau salah satu penasihat saya,” ujar Prabowo memaparkan.

Kwik Kian Gie tidak masuk ke dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, meskipun ia dijadikan penasihat bagi Prabowo. Hal tersebut juga diamini oleh Kwik Kian Gie, bahwa ia tidak lebih, hanya sebagai penasihat bagi Prabowo Subianto. . “Hanya penasihat dan penasihat itu bukan penasihat koalisi, bukan penasihat partai, penasihat Prabowo,”  ujar Kwik Kian Gie memberi penjelasannya, ketika diwawancara.

Amien Rais

Amin Rais, ketua umum Partai Amanat Nasional selalu terlihat mendamping Prabowo Subianto, di dalam berbagai pertemuan penting, hingga pada suatu kesempatan, Amin Rais pernah mendapatkan pujian dari Prabowo, selaku calon presiden nomor 02.  Prabowo Subianto pernah menyebut Amin Rais, dengan panggilan Ayatullah. Bila merujuk kata Ayatullah, maka kata ini memiliki arti gelar tertinggi bagi seorang pemimpin spiritual di Iran

“Yang punya gelar khusus ayatollah-nya Indonesia,” ujar Prabowo pada kesempatan tersebut. .

.Amien Rais adalah politisi  yang sangat dikenal ditengah-tengah masyarakat Indonesia, karena ia merupakan politisi senior. Selain dikenal sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional, ia juga dikenal pernah menduduki jabatan sabagai ketua MPR

Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) telah diminta oleh Prabowo menjadi mentornya pada ajang pemilihan presiden, yang berlangsung pada tahun 2019. Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) telah dua kali memenangkan pertarungan, dalam pemilihan presiden beberapa tahun yang silam. Untuk itu, Prabowo menganggap bahwa SBY memiliki pengalaman politik yang sangat luas.

“Saya sendiri mendengar ketika ada di Kertanegara, Pak Prabowo meminta Pak SBY jadi super mentor, tapi tidak dalam posisi sebagai ketua tim enggak ya,” ujar Roy Suro, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, ketika diwawancara pada kesempatan tersebut.

via Kwik Kian Gie, Amien Rais, SBY Dukung Prabowo Subianto

credit by #913

Jarang ada Orang Seperti Prabowo, Berani Akui Kelemahan

Djoko Santoso, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) mengatakan tidak akan  meladeni tantangan dari La Nyalla Mattalitti , sehubungan dengan tantangannya, bahwa Prabowo harus berfoto saat jadi imam shalat.  Djoko Santoso hanya ingin suasana politik adem ayem, tanpa mengaitkan dan membawa isu agama ke dalam ajang pemilihan presiden 2019. dan Joko santoso tetap setuju pada pendirian Prabowo yang tidak akan poles-poles pencitraaan. tetap apa adanya. Jarang sekali ada Orang Seperti Prabowo yang jujur , apa adanya dan Berani Akui Kelemahan

“Kalau suka yang imam salat, ya pilih Presiden Jokowi. Kalau mau milih yang jujur berani, Prabowo,” ujar Djoko Santoso, selaku Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN), ketika ia diwawancarai wartawan kami,  di Kopi Bos, Tebet, Jakarta Selatan, pada hari Kamis pada tanggal 20 Desember 2018.

Menurut djoko, Prabowo juga merupakan seseorang yang berani jujur. Karena capres nomor urut 02 itu mengaku kalau dirinya tak berani menjadi imam salat.

“Enggak banyak orang yang berani ngaku kelemahan dan kesalahan. Jujur itu penting, saat ini itu menjadi barang yang langka. Ya terserah enggak usah diributkan lah,” tutur Djoko Santoso, ketika memberikan penjelasannya, terkait tantangan foto sholat dari  La Nyalla Mattalitti.

Mantan Panglima TNI tersebut, menilai ia tidak memiliki kompetensi atau tidak memiliki kapasitas untuk membahas atau menjelaskan kepada masyarakat, tentang kemampuan seseorang untuk dapat manjadi imam dalam shalat. Dalam pandangannya, ia beranggapan, bahwa membawa permasalahan imam shalat ke dunia politik, akan menjadi pemicu keretakan, atau dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Salat itu urusan antara manusia dengan Tuhan. Enggak usah kita urus-urus ya. Supaya kita enggak ramai, supaya kita enggak pecah. Kita semua adalah bangsa yang beradab. Kita sudah membangun peradaban demokrasi,” Djoko Santoso menambahkan penjelasannya

Djoko Santoso menilai bahwa Prabowo, calon presiden dengan nomor 02 merupakan seorang yang berani mengakui kelemahan. Prabowo menyadari, bahwa ia bukan merupakan orang yang memiliki ilmu agama yang tinggi.

“Enggak banyak orang yang berani ngaku kelemahan dan kesalahan. Jujur itu penting, saat ini itu menjadi barang yang langka. Ya terserah enggak usah diributkan lah,” tutur Djoko Santoso, selaku Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) menjelaskan lebih lanjut.

“Salat itu urusan antara manusia dengan Tuhan. Enggak usah kita urus-urus ya. Supaya kita enggak ramai, supaya kita enggak pecah. Kita semua adalah bangsa yang beradab. Kita sudah membangun peradaban demokrasi,” ujar Eddy menghakhiri penjelasannya.

via Jarang ada Orang Seperti Prabowo, Berani Akui Kelemahan

credit by #913

Kubu Sebelah (Mulai Panik) Serang Personal Prabowo

Andre Rosiade, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan, dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 mendatang, kubu sebelah menetapkan langkah menyerang  hal  personal  calon presiden 02, yaitu Prabowo Subianto. Andre menyatakan, bahwa langkah tersebut diilakukan oleh pihak lawan, karena mereka  mulai panik, dikarenakan elektabilitas  kubu Prabowo – Sandiaga terus naik.

“Pihak sebelah ini panik, survei di bawah 50 persen. Pak Prabowo di atas 40 persen. Jadi segala cara dilakukan untuk mendiskreditkan dan menyerang personal Pak Prabowo,” ungkap Andre, ketika dimintai keterangan oleh para wartawan, di rumah Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Jalan Mega Kuningan VII, Jakarta Selatan, pada hari Jumat 21 Desember 2018.

Andre menilai, beberapa hari teakhir ini, telah banyak kabar negatif yang bergulir, yang bertujuan menyerang Capres 02, Letnan Jenderal Prabowo Subianto pada kehidupan pribadinya. kubu Jokowilah yang dituduh Andre, sebagai dalang dalam penyebaran berita negatif tentang  Prabowo Subianto. hal yang mendasari tudingan Andre tersebut adalah beredarnya gambar surat Dewan Kehormatan Perwira bernomor KEP/03/VIII/1998/DKP. Surat tersebut berisikan rekomendasi pemecatan Letnan Jenderal Prabowo Subianto dari Tentara Nasional Indonesia. Andre pun menepis kabar miring tersebut

Andre juga mengungkapkan, selain adanya surat Dewan Kehormatan Perwira tersebut di atas, serangan lain juga dilontarkan oleh pihak lawan. Kali ini, serangan mereka berupa tulisan Usamah Hisyam, yang mengaku sebagai mantan Anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni atau PA 212. Pernyataan tersebut dibuat di dalam sebuah akun media sosial, dalam artikel yang bertajuk keislaman. Dalam tulisan tersebut, ia mengatakan bahwa calon presiden  Prabowo yang pernah menggebrak meja di depan para ulama pada sebuah pertemuan, seminggu sebelum diselenggarakannya perhelatan Ijtima Ulama ke- 1.

“Surveinya hanya terpaut sedikit. Muncul kepanikan dari kubu mereka,” tuturnya, dikutip oleh wartawan kami.

Dahnil Anzar, merupakan Koordinator Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga memberikan pernyataan, saat ini elektabilitas  kedua pasangan hanya terpaut empat persen. Hal ini berdasarkan survei internal Koalisi Indonesia Adil Makmur. Dahnil pun memberikan penjelasannya, bahwa saat ini sedang berlangsung gelombang massa yang menginginkan ganti presiden. Dahnil mengatakan, kubu Prabowo telah mendapat kenaikan suara sebesar 15 persen dengan adanya gelombang ini.

Saat ini elektabilitas Prabowo – Sandiaga sudah hampir mencapai 45 persen,” ujar Dahnil ketika ia memberikan penjelasannya

via Kubu Sebelah (Mulai Panik) Serang Personal Prabowo

credit by #913

Pesan SBY Setelah Bertemu Prabowo: “Allah Bersama Kita”

Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Badan Pemenangan Nasional Prabowo –  Sandiaga Uno mendokumentasikan acara santai setelah silahturahmi para Ketua Umum Partai dalam vlog pribadinya . Para ketua umum partai yang ber silahturahmi tersebut adalah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai Demokrat, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Acara silahturahmi tersebut digelar pada hari  pada Jumat, 21 Desember 2018.  Video yang berdurasi pendek tersebut diunggah pada akun media sosial Instagram dan Twitter milik Dhanil. Ibu Ani Yudhoyono pun tampak menghadiri acara  tersebut. Ia duduk persis disebelah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri.

“Asalamualaikum, temen-temen muda dan temen-temen tua juga, ini saya bareng para jenderal. Dua jenderal yang legend. Ohhh ada Ibu Ani dan juga Ibu Rahma,” ujar Dahnil ketika menyapa para hadirin

Dahnil sempat memancing tawa sejumlah politisi dari kedua partai yang hadir. Dia memyebut kalau Ibu Ani masih terlihat muda. Dia juga menyampaikan mengenai pertemuan dua jenderal. Dahnil kemudian meminta pesan kepada SBY untuk pendukung pasangan Prabowo dan Sandiaga.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sempat memancing tawa para politisi, yang hadir. Ia berkata  bahwa ibu Ani Yudhoyono masih terlihat muda , ia berpesan pada Ketua Umum Partai Demokrat, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjadi pendukung calon presiden dengan noor urut 02 Prabowo Subianto dan wakilnya Sandiaga Sholahudin Uno.

“Pak SBY dan Pak Prabowo hari ini sudah ketemu. Anda bayangkan ini, dua jenderal kalau sudah ketemua apa yang terjadi. Pak ada pesan Pak buat teman-teman muda dan teman-teman tua juga,” kata Dahnil

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono memberikan wejangan pada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk berjuang dengan baik.

“Berjuang baik-baik, Allah beserta kita,” ucap SBY pada seluruh kader dan simpatisannya

Selain itu, Ketua Umum Partai Gerinda, Prabowo Subianto, juga ikut memberikan wejangan pada kader dan simpatisannya, bahwa saat ini  mereka sudah meniti jalan yang benar. Prabowo meyakini, bahwa Allah akan membela siapa saja yang melakukan hal yang benar.

“Kita berada di jalan yang benar, dan Tuhan yang maha besar selalu membela yang benar,” ujar Prabowo.ketika memberikan wejangannya pada para pendukungnya

via Pesan SBY Setelah Bertemu Prabowo: “Allah Bersama Kita”

credit by #913

Prabowo Dinobatkan Sebagai Dewan Pembina Ojek Online

Ketika berpidato di depan pengukungnya, tiba tiba Prabowo Subianto menghentikan pidatonya, dan mengajak mereka berjoget. Hal itu dilakukan Prabowo dalam acara Kopdar Ojol Menuju Perubahan 2019 yang digelar oleh Forgab (Forum Gabungan) Roda 02 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Minggu (16/12). Dalam kesempatan ini, Komunitas Ojek Online  menobatkan Bapak Prabowo Subianto menjadi Dewan Pembina Forgab Roda 02, agar bisa bersama-sama berjuang untuk kesejahteraan rakyat Indonesia

 “Kalian panas? Saya juga merasakan panasnya matahari, mari kita joget untuk mendinginkan suasana, hati, dan pikiran kita,” canda Prabowo, seraya mengajak para pengemudi ojeg on line tersebut ikut berjoget, sambil mulai menggoyangkan pinggulnya. Langkah Prabowo Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, mantan istrinya yang juga hadir dalam acara tersebut, mengikuti langkah Prabowo. Politisi senior Partai Berkarya itu pun  larut dalam goyangan, dan suasana penuh kekeluargaan dan suka cita. .

Dalam acara tersebut, Prabowo, yang nota bene merupakan calon presiden Indonesia dengan nomor urut 02 didaulat menjadi Dewan Pembina Forgab Roda 02. Forum itu terdiri dari 205 Komunitas pengemudi ojol yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Forgab Roda 02. memiliki jumlah anggota 12 ribu orang. Alasan Forgab Roda 02. mendaulat Prabowo, karena mereka menganggap Prabowo seoranng sosok pemimpin, yang dapat diajak sama-sama berjuang untuk mencapai masyarakat Indonesai yang sejahtera. “Dalam kesempatan ini, kami menobatkan Bapak Prabowo Subianto untuk menjadi Dewan Pembina Forgab Roda 02, agar kita bisa bersama-sama berjuang untuk kesejahteraan kita semua, rakyat Indonesia,” ucap Kong Nano, sebagai Ketua Kopdar Ojol Menuju Perubahan 2019, sambil menyerahkan  rompi komunitas ojol Forgab Roda 02.

Tidak hanya Prabowo saja. Titiek Soeharto pun ikut diangkat sebagai Pembina Forgab Roda 02., para pengemudi ojeg online, yang hadir mulai menggoda Prabowo dan Titiek. Merek pun mulai bersiul-siul, suit.. suit menggoda keduanya. “Wah mantap, ayo Pak Prabowo dan Bu Titiek bersatu lagi. Bersama-sama lagi dalam satu panggung untuk bersama sama kita,” ucap  pengemudi ojol diiringi  tepuk tangan.

Edhy Prabowo, anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Edhy Prabowo, yang juga menghadiri perhelatan tersebut menyatakan bahwa, kegiatan yang diprakarsai oleh para tukang ojeg online, yang tergabung Forgab Roda 02 dapat mematahkan tudingan pada Prabowo. Tudingan tersebut menyebutkan, bahwa Prabowo telah menghina profesi tukang ojeg.  “Yang melintir siapa, silakanlah namanya juga politik. Toh yang tahu juga masyarakat. Bisa direkam, bisa dilihat. Saya pikir, tidak ada kerenggangan,” kata Edhy .

Telah diberitakan sebelumnya, perwakilan  pengendara ojeg online datang mengunjungi  ke Rumah Kertanegara dan Kantor BPN untuk menyampaikan aspirasi. “Secara prinsip, kami terima. Pak Prabowo sangat senang,” Edhy, sebagai  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini memberikan dukungannya kepada ojek online. ribuan pengendara ojeg online ini siap mendeklarasikan dukungan untuk prabowo subianto, agar dapat memenangkan Pilpres 2019. “Beliau hanya menyampaikan bahwa beliau tidak ingin anak-anaknya dan anak-anak kita, termasuk teman-teman ini, jadi tukang ojek. Maunya, yang lebih bagus,” Edhy Prabowo memberikan penjelasannya.

via Prabowo Dinobatkan Sebagai Dewan Pembina Ojek Online

credit by #913

Posko Taktis Prabowo-Sandiaga Uno Sudah Berdiri di Jawa Tengah

Untuk menghadapi Pilpres 2019, Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno berencana untuk membangun  posko Taktis Badan Pemenangan Nasional ke Jawa Tengah. Saat ini, rencana tersebut telah direalisasikan, dengan mendirikan Posko Posko  di wilayah Solo.

Dalam pantauan wartawan kami, kantor yang disiapkan untuk pemenangan Prabowo-Sandiaga itu terletak di wilayah Klodran, yaitu daerah Karanganyar. Wilayah tersebut adalah daerah yang berbatasan dengan Kota Solo.

“Pada saat itu diresmikan oleh Djoko Santoso,” Joko Kanigoro, sahabat Ferry Juliantono  Juru bicara BPN Prabowo – Sandi, ketika diwawancarai wartawan kami, pada hari Kamis lalu, 13 Desember 2018. Rapat koordinasi tim sukses Prabowo telah beberapa kali digelar di kantor 2 lantai tersebut.

Ferry Juliantono, Juru bicara BPN Prabowo – Sandi menuturkan, tim sukses Prabowo-Sandiaga akan fokus untuk mengumpulkan suara, di wilayah Jawa Tengah untuk Menggaet pemilih lebih banyak.

“Tinggal Jawa Tengah kami konsentrasi, makanya kami akan tambah Kantor Badan Pemenangan Nasional ke Jawa Tengah, ke Solo, dekat rumahnya Pak Jokowi,” Ferry memberi keterangannya, ketika di wawancarai di posko BPN, Jakarta Selatan, Sabtu, 15 Desember 2018.

Dulunya, bangunan yang memilliki luas sekitar 6000 meter persegi dan berdiri di atas tanah satu hektar tersebut, adalah bekas toserba  yang telah ditutup. . “Milik salah satu kader Gerindra yang dipinjamkan,” Joko menjelaskan. bangunan tersebut dapat dipakai untuk menggelar rapat , gedung itu memiliki daya tampung ribuan orang. Sedangakan, lahan yang masih tersisa, dapat digunakan sebagai area parkir

Ketika wartawan kami masuk ke dalam gedung tersebut, sebagian besar areanya terlihat rapi  dan nampak sering digunakan. Sedangkan, pada bagian lainnya, masih ada beberapa etalase dan rak. “Tapi semua akan segera dibersihkan dan dirombak sesuai kebutuhan,” ujar Joko.

Bangunan itu terletak berada di samping akses masuk pintu tol Ngemplak, lokasinya sangat strategis. Akses untuk memasuki ruas tol Semarang-Surabaya dapat dilalui melalui gerbang tol dekat gedung itu. Juga memiliki akses lebih dekat dengan Kota Solo, walaupun secara administratif masuk di wilayah Kabupaten Karanganyar. Jarak posko pemenangan Prabowo itu hanya berjarak 1,1 kilometer dari kediaman pribadi Presiden Joko Widodo.

Wilayah tersebut dianggap cukup cocok bagi sejumlah elit di BPN Prabowo – Sandi, seperti: Djoko Santoso, Ferry Juliantono serta Ferry Mursyidan Baldan. “Semua sudah meninjau tempat ini,” tuturnya.

via Posko Taktis Prabowo-Sandiaga Uno Sudah Berdiri di Jawa Tengah

credit by #913

Timses Prabowo-Sandiaga Uno Minta KPU Bersihkan Daftar Pemilih Ganda

Ahmad Muzani, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta Komisi Pemilihan Umum KPU terus membersihkan Daftar Pemilih Ganda pada daftar pemilih tetap (DPT). KPU harus memberi kepastian, hak pilih di Pemilihan Umum 2019 dipakai oleh warga negara yang benar-benar berhak.

“Saya sudah minta KPU untuk melakukan persandingan DPT tahap pertama dan kedua. Kemudian kami minta KPU untuk terus melakukan pembersihan data,” Muzani, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menuturkan, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin, 17 Desember 2018.

Jumlah total dari daftar nama pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) ke-2 Pemilu 2019 , 192 juta telah ditetapkan oleh KPU. Tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno sudah sejak awal sangat bersemangat mengeluarkan pernyataan, yang berkaitan dengan DPT pada  KPU. Diantaranya  empat digit terakhir nomor induk kependudukan (NIK) yang selama ini dirahasiakan oleh KPU diminta Tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno  untuk dibuka.

Komisi Pemilihan Umum pun bersedia memenuhi permintaan partai politik, yang ingin melihat Daftar  Pemilih Tetap yang berada di KPU. Akan tetapi, mereka tidak diperkenankan untuk mencatat, atau membawa data tersebut.

Muzani menilai, masih ada 1,6 juta DPT ganda. KPU sudah melakukan pembersihan terhadap sekitar 700 ribu DPT ganda, jadi angka itu sudah banyak berbeda, dibandingkan dengan data sebelumnya. Disamping itu, KPU juga masih melakukan pengecekkan beberapa data pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

“Ada beberapa ratus ribu yang oleh KPU dimintakan klarifikasi ke Dukcapil. Ya kami tunggu,”. Muzani menambahkan penjelasannya. Ia juga menambahkan, bahwa tim BPN juga tengah gencar untuk mengklarifikasi semua data DPT di kantor KPU.

sebelumnya,  Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Azis, menjelaskan tiga kemungkinan penyebab yang menimbulkan adanya daftar pemilih tetap atau TDP ganda dalam pemilihan 2019.

Penyebab pertama, kata Viryan, terjadinya data ganda akibat  masyarakat yang tidak mematuhi aturan administrasi. Misalnya, ada orang yang sudah memiliki e-KTP di suatu tempat, lalu pindah dan mengurus e-KTP di tempat yang baru.

Penyebab kedua, kata Viryan, adalah ada lebih dari satu kali perekaman data. sehingga data yang masuk lebih dari satu

Dan penyebab ketiga dari  proses pemasukan data (input) yang tidak tuntas.

via Timses Prabowo-Sandiaga Uno Minta KPU Bersihkan Daftar Pemilih Ganda

credit by #913