Ketua Tim sukses Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Kabupaten Lebak, Bambang SP memprotes pemasangan alat peraga kampanye Capres dan Cawapres di wilayah Balong Ranca Lentah, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kabupaten Lebak. alat peraga kampanye tersebut menunjukkan kertas suara pada kolom nomor urut 02 seperti bergambar tikus. Bambang mengatakan, laporan mengenai alat peraga kampanye bernada provokatif itu bukan dari simpatisan atau relawan tapi masyarakat.
“Kita dapat kabar bukan dari relawan tapi masyarakat ini luar biasa,” ujar Bambang menjelaskan, seperti dikutip dari salah satu Portal, pada hari Rabu (30/1/2019).
Keterlibatan masyarakat dalam melaporkan hal tersbut diapresiasi tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno. hal ini menunjukkan kepedulian masyarakat kepada Prabowo-Sandiaga Uno. meskipun mereka tidak termasuk dalam tim sukses ataupun sumpatisan, namun mereka melaporkan hal yang merugikan Prabowo-Sandiaga Uno.
Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno secara resmi melarang tim sukses dan simpatisannya untuk menyebar hoaks dan provokasi. hal ini untuk menciptakan suasana pemilu yang sejuk dan mempersatukan bangsa. hal ini tentu menjadi kewajiban kita semua untuk membantu menjaga suasana yang kondusif
Bambang menilai, setelah dianalisa lebih jauh, ternyata, gambar dalam bilboard tersebut bertuliskan kalimat ‘Kami Mah Hayang Tetap Jokowi – Ma’ruf’ ini memunculkan gambar pada kolom nomor urut 02 menyerupai gambar mirip tikus.
“Pasangan nomor urut 01 gambar Jokowi -Ma’aruf Amin, seharusnya atau seyogianya itu nomor urut 02 kosong atau hitam, ini malah gambar menyerupai tikus,” kata Bambang menambahkan
Dengan adanya pemasangan dan pemasangan billboard tersebut di Kabupaten Lebak membuat anggota DPRD Lebak dari Fraksi Partai Gerindra ini merasa kesal
Berkenaan dengan hal tersebut, BPN Prabowo – Sandiaga bermaksud untuk menyampaikan laporan ke Bawaslu. Bambang juga berharap, laporan mereka bisa ditangani dan Bawaslu dapat melakukan pengusutan untuk mencari siapa pelakunya.
“Kita laporkan ke Bawaslu untuk ditindak lanjuti, kalau selama satu sampai dua hari tidak ditindak. Kita dari BPN Prabowo Sandi akan melaporkan secara resmi. Kami menyayangkan paslon kami Prabowo – Sandi disamakan seperti tikus , itu kan suatu perendahan karena tikus ini condongnya korupsi,” ujar Bambang menandaskan
via Foto Prabowo-Sandiaga Diganti Foto Mirip Tikus, Dipasang di Billboard di Pinggir Jalan
credit by #913