Prabowo Tidak Pernah Tanda Tangani Berkas Caleg Eks Koruptor

Andreas Hugo Pareira,   Ketua DPP PDI Perjuangan menilai pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno aneh, karena melaporkan pernyataan Joko Widodo dalam debat Pilpres 2019 ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Terkait  berkas Caleg eks napi korupsi yang tidak ada tanda tangan persetujuan dari Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra

“Seharusnya, Prabowo membantah (pernyataan Jokowi) kalau merasa pernyataannya tidak betul. Itu baru namanya debat,” kata Andreas melanjutkan

Andreas juga menuduh, orang yang telah melaporkan Calon presiden pihak petahana tersebut ke Bawaslu itu, berarti ia tidak memahami aturan main debat Pilpres. Ia juga beranggapan, lebih baik tidak perlu diselenggarakan debat antar kontestan Pilpres, apabila setiap pernyataan dalam debat Pilpres, dilaporkan ke pihak berwenang

“Masing-masing capres lebih baik disuruh menari-nari dan pijat-pijatan di atas panggung supaya ditonton jutaan pemirsa,” kata dia memaparkan

Adapun Mahkamah Agung dan Bawaslu telah mengijinkan eks napi korupsi untuk maju sebagai calon legislatif. Artinya, negara menjamin hak eks napi korupsi untuk berpolitik aktif. apabila ada partai politik yang melarang eks napi korupsi untuk maju, maka partai itu sudah nyata nyata merampas hak yang nyata nyata telah dijamin oleh negara.

Atas tuduhan penghinaan terhadap peserta pemilu lain, Joko Widodo telah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pihak yang melaporkan tersebut, diwakilkan Tim Advokat Milenial Peduli Pemilu. Mereka menuduh, dalam debat pertama pilpres yang digelar pada hari Kamis 17 Januari 2019, Prabowo telah dihina oleh calon presiden pihak pertahana, Jokowi.

“Pernyataan yang disampaikan capres Joko Widodo itu adalah merupakan penghinaan terhadap Prabowo Subianto yang sama sekali dia tidak pernah tanda tangan soal (berkas pencalonan) caleg eks koruptor,” kata Muhaji,   wakil dari pihak pelapor, ketika diwawancara  di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019).

Muhajir menerangkan, bahwa berkas pencalonan caleg yang memuat eks narapidana koruptor tidak pernah ditandatangani oleh Prabowo. Hal ini disebabkan, calon legislatif yang dinyatakan sebagai eks koruptor hanya ada di tingkat pencalonan DPRD provinsi dan kabupaten atau kota.

 

via Prabowo Tidak Pernah Tanda Tangani Berkas Caleg Eks Koruptor

credit by #913

Dubes Negara-Negara Eropa Pertanyakan Carut-Marut DPT, Timses Prabowo Menjawab

Pembahasan tentang polemik DPT dengan duta besar negara-negara Uni Eropa dijelaskan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. topik soal polemik DPT justru ditanyakan oleh perwakilan dubes negara Uni Eropa, kata tim sukses Prabowo

“Dalam pertemuan itu memang Uni Eropa menanyakan soal carut marut DPT. Mereka yang tanya. Mereka menanyakan carut marut DPT. Mereka juga mencium ada sesuatu yang tidak beres. Untuk itu kami menginginkan lembaga-lembaga internasional termasuk Uni Eropa untuk ikut hadir mengawasi Pileg dan Pilpres,” ujar Andre Rosiade, juru bicara BPN ketika diwawancarai oleh pihak kami, pada hari Minggu (20/1/2019).

“Bukan kita yang menanyakan, mereka yang tanya, kita jawab. Jadi kalau mereka tertarik ya silakan lembaga internasional, Uni Eropa untuk masuk memantau Pemilu Indonesia. Kalau ada pihak yang kebakaran jenggot kenapa mesti kebakaran jengggot? Kalau mau pemilu jujur kenapa harus takut, marah-marah, kebakaran jenggot. Bantu sama-sama, jaga sama-sama, supaya pemilu berkualitas,” kata Andre rosaide melanjutkan penjelasannya

Andre Rosaide memaparkan, bahwa Djoko Santoso, Ketua BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menerima Dubes negara-negara Uni Eropa itu dalam pertemuan tersebut. Kebijakan ekonomi yang dimiliki oleh  Prabowo-Sandi dibahas oleh tim sukses pasangan nomor urut 02 bersama-sama dengan Duta Besar Uni Eropa HE Vincent Guerend

‘Ketua BPN Pak Djoksan menerima kunjungan dubes negara Uni Eropa, dipimpin Pak Vincent. Itu yang dibahas di antaranya kebijakan ekonomi Pak Prabowo-Sandi. Khususnya terkait reformasi pajak hingga keterbukaan bagi dunia bisnis dan investasi. Dalam pertemuan ini Pak Djoksan mengedepankan Prabowo-Sandi akan mengedepankan kerjasama yang berimbang dan adil khususnya di sektor industri jasa,” kata Andre memberikan penjelasannya.

Andre menilai, dengan diadakannya pertemuan tersebut dapat dimaknai sebagai signal politik, bahwa di masa depan, akan adanya perubahan kepemimpinan Indonesia. andre pu memaparkan, bahwa Prabowo-Sandi memiliki peluang yang cukup besar untuk memenangkan pemili kali ini.

“Pertemuan ini bisa dinilai bahwa Uni Eropa melihat adanya sinyal politik, Uni Eropa ini kan negara-negara besar, yang selalu punya sumber informasi yang kuat, dengan mereka bertemu rame-rame dengan BPN Prabowo-Sandi itu, mereka kan memberikan sinyal bahwa akan terjadi perubahan kepemimpinan di Indonesia. Di mana Pak Prabowo-Sandi berpeluang besar memenangkan pilpres,’ ujar Andre menambahkan

Rombongan Duta Besar Negara Negara Eropa beramai-ramai mendatangi Kediaman Prabowo Subianto di Jl Kertanegara yang sekaligus menjadi markas pemenangan Tim Sukses Prabowo-Sandiaga uno.  Mereka mempertanyakan prihal carut-marut DPT kepada Tim Sukses Prabowo Sandiaga Uno. Di kesempatan itu juga Tim Sukses Prabowo-Sandiaga uno menginginkan kehadiran lembaga-lembaga internasional termasuk Uni Eropa untuk ikut hadir mengawasi Pileg dan Pilpres

via Dubes Negara-Negara Eropa Pertanyakan Carut-Marut DPT, Timses Prabowo Menjawab

credit by #913

Tim Sukses Prabowo Minta Debat Pilpres Tanpa Bocoran Soal Dan Contekan

Kedua pasangan capres-cawapres sudah diberikan bocoran soal materi debat, Sebelum dimulainya Debat Pilpres 2019 perdana, Kamis 17 Januari 2019. Abdul Haris Bobihoe,  Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandiaga Uno Jawa Barat,menaruh harapan, tidak ada kisi-kisi atau bocoran soal dan kertas contekan dalam Debat Pilpres 2019 selanjutnya

 “Kami ingin natural tidak perlu diseting segala macam. Silakan namanya debat bebas bebas saja,” kata  Abdul Haris Bobihoe saat diwawancarai di Gedung DPRD Jabar, pada hari Jumat (18/1/2019).

Abdul Haris Bobihoe menilai seharusnya, tanpa ada membocorkan pertanyaan, KPU hanya perlu memberikan tema dan ruang lingkup debat.

“Enggak harus diseting pertanyaan seperti ini sehingga tidak perlu lagi buat contekan,” kata Bobihoe menambahkan

Bobihoe mengemukakan, terkait debat Pilpres 2019 perdana, Prabowo-Sandiaga Uno sudah menampilkan performa yang cukup baik

Dia juga menyatakan, apa yang dikemukakan oleh Prabowo-Sandiaga Uno di dalam acara debat perdana, merupakan kenyataan yang mereka temukan di lapangan saat mereka berkampanye

“Bahkan Pak Sandi yang turun ke lapangan, ia menerima laporan pelanggaran hukum. Itu yang disampaikan, sehingga tidak hoaks juga. Semisal kepala desa dihukum gara gara memilih atau mendukung Prabowo-Sandiaga Uno tapi di pihak lain banyak pendukung 01 dibiarkan. Itu terjadi di lapangan dan disampaikan Pak Sandi,” kata Bobihoe memaparkan.

Bobihoe mengemukakan, karakter Prabowo Subianto yang kurang suka menyerang saat debat, karena Prabowo menilai bahwa ajang debat pilpres seharusnya diisi dengan tawaran tawaran kepada publik untuk mengatasi solusi bangsa.

Ajang debat pilpres bukanlah ajang saling baku hantam politik yang menjatuhkan rivalnya. Ajang debat harus menjadi sarana penyejuk bangsa yang sedang tertimpa masalah terutama di bidang perekonomian. Memang ada segelintir rakyat yang berkecukupan, namun sebagaian besar lagi berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan.

Untuk itulah, dalam debat presiden sebaiknya tidak ada bocoran soal atau kertas contekan, sehingga rakyat dapat mengetahui kapasitas calon presiden yang akan dipilihnya kelak. Calon presiden harus siap dengan data data penting di kepalanya tanpa harus bertanya kepada asistennya, apalagi dengan berdalih “mengetes” bawahannya

via Tim Sukses Prabowo Minta Debat Pilpres Tanpa Bocoran Soal Dan Contekan

credit by #913

Perangi Korupsi, Prabowo Akan Naikkan Pendapatan Penegak Hukum & Pengawasan Ketat

Hukum, HAM, pemberantasan korupsi, dan terorisme merupakan tema yang diangkat dalam Debat pertama berlangsung pada Kamis malam, tanggal 17 januari 2019. hal yang ppertama yang menjadi perhatian  Jusuf adalah gagasan Prabowo Subianto, menawarkan  kenaikan gaji aparat hukum sekaligus pengawasan yang ketat untuk memerangi korupsi.  Namun di waktu debat yang singkat, Prabowo belum menjelaskan detail pelaksanaannya

“Yang disampaikan pasangan calon 02 menjatuhkan diri sendiri. Misalnya, dia ternyata tidak cukup mengerti kehidupan seorang penyelenggara negara, kebutuhannya apa. Katanya menaikkan, ya menaikan itu bagaimana caranya, berapa dan apa aja, itu tidak jelas,” ujar Jusuf, ketika ia menghadiri acara diskusi, yang diadakan di Kantor PARA Syndicate, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Pandangan Prabowo tersebut, dalam persoalan penegakan pemberantasan korupsi,. Prabowo melihat belum efektif karena pendapatan aparat penegak hukum yang rendah. Jusuf menilai, prabowo belum menjelaskan detailnya seperti apa

“Padahal sesungguhnya bukan itu satu-satunya (pemicu). Paslon 02 tetap ngotot dalam perdebatan, diulangi lagi dia kalau terpilih jadi presiden akan naikkan gajinya, tapi dia juga tidak menyebut seperti apa gaji naiknya itu,” kata Jusuf memaparkan.

Hal yang kedua yang menjadi perhatian Jusuf adalah prabowo mengijinkan eks napi menjadi caleg, dimana sudah diketahui sebelumnya bahwa pada tahun 2018 Mahkamah Agung mengijinkan dan memberikan hak  eks napi korupsi menjadi caleg

“Sebenarnya besar kecil tindak pidana korupsi yang melilit mereka sebetulnya itu sudah seharusnya jadi suatu penilaian bahwa calon penyelenggara negara itu harusnya dibebaskan dari orang-orang memiliki karakter seperti itu. Tindak pidana korupsi itu persoalan yang tidak main-main,” ujar Jusuf menandaskan

Rendahnya pendapatan seorang penegak hukum membuat penegak hukum rentan terhadap godaan berupa materi. Salah satu celah  yang harus diperbaiki adalah dengan menaikkan pendapatan penegak hukum sehingga ia bisa hidup dengan layak. Jika kehidupannya sudah layak, maka ia diharapkan akan bisa fokus pada kasus memerangi korupsi. Namun hal ini harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat juga. Karena bagaimanapun besarnya pendapatan seseorang, nafsu keserakahan akan bisa timbul. Terlebih lagi apabila ia memiliki integritas yang rendah.

 

via Perangi Korupsi, Prabowo Akan Naikkan Pendapatan Penegak Hukum & Pengawasan Ketat

credit by #913

Prabowo : Debat Untuk Tawarkan Solusi, Bukan Ajang Saling Serang

Prabowo Subianto mengatakan ia sempat mengalami ketegangan saat menjalani debat pertama Pilpres 2019. Hal tersebut dikatakan oleh Prabowo, ketika ia selesai menghadiri acara debat dan akan masuk ke dalam mobilnya. Ia berterima kasih kepada KPU dan Seluruh rakyat Indonesia, Ia dan Sandiaga Uno bisa menawarkan solusi di acara debat perdana dan ia berpendapat debat bukanlah ajang untuk menyerang kebijakan.

Setelah acara debat selesai, Prabowo Subianto yang dicegat oleh para wartawan. Prabowo yang juga dikenal sebagai mantan Komandan Jendral Kopassus beranggapan, bahwa suasana debat juga berjalan sangat baik

“Pertama kali kita pakai sistem ini. Saya kira okelah. Tegang juga aku,” kata Prabowo menjelaskan, ketika diwawancara oleh wartawan kami  di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (17/1/2019).

“Ya lumayan ya baik ya. Suasananya baik. Pertama kali kita pakai sistem ini, saya kira ok-lah,” kata Prabowo melanjutkan.

Ketika Prabowo ditanya tentang apa yang ditanyakan oleh calon presiden dari pihak pertahana, Joko Widodo yang selalu menyampaikan pertanyaan tajam, maka Prabowo pun tidak membalas, karena menurutnya debat adalah sarana untuk menyampaikan gagasan, bukan ajang saling serang.

“Ya lumayan. Kalian tahulah. Ya, ok,” ujar Prabowo menerangkan, seraya meninggalkan wartawan dan masuk ke mobil. Debat pertama Pilpres 2019 diselenggarakan KPU pada Kamis (17/1/2019) malam di Hotel Bidakara, Jakarta.

Hukum, HAM, korupsi, dan terorisme merupakan empat tema debat yang akan diangkat oleh masing-masing pasangan calon presdien dan calon wakil presdien

Di sisi lain, Ahmad Muzani,  Sekjen Partai Gerindra menyatakan, bahwa saat debat apa yang ditampilkan Prabowo-Sandi merupakan sesuatu yang natural dan tidak mengada-ada

“Itu sesuatu yang natural, sesuatu yang sesungguhnya Pak Prabowo juga orang yang humoris, di dalam ya cair,” ujar Muzani menjelaskan pada pihak kami di lokasi yang sama.

Ahmad Muzani, menjelaskan baik Prabowo maupun Sandiaga terlihat santai dan tidak memperlihatkan ketegangan. malahan, pada pagi harinya, calon presiden 02 tersebut menyematkan diri untuk berolah raga. Ia juga sempat mendengarkan beberapa pandangan tim pakar

“Pak Prabowo bangun pagi (sebelum debat) agendanya adalah olahraga, renang, kemudian beberapa, kemudian mendengarkan beberapa pandangan sampai sekarang. Jadi Pak Prabowo tidak (kaku), ya baca-baca mendengar,” ujar Muzani memenrangkan

Prabowo menilai bahwa debat pertama berlangsung sesuai harapan.  ia dan Sandiaga Uno puas dengan debat perdana. Dimana ia dapat menawarkan gagasannya di bidang Hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Dan ia berkomitmen menggunakan ajang debat sebagai sarana untuk menawarkan solusi, bukan ajang saling serang

via Prabowo : Debat Untuk Tawarkan Solusi, Bukan Ajang Saling Serang

credit by #913

Acara “Nobar” Debat Prabowo Digelar di Seluruh Indonesia

Acara nonton bareng (nobar) debat capres-cawapres, digelar oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Acara nonton bareng (nobar) debat capres-cawapres diselenggarakan di posko-posko pemenangan maupun kantor-kantor partai koalisi.

“Kami ada agenda nobar nanti malam. Nobar di kantor partai koalisi dan posko pemenangan di seluruh daerah. Misalnya di Padang, di posko pemenangan saya,” kata Andre Rosiade, yang dikenal sebagai juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, kepada wartawan kami, pada hari Kamis 17 Januari 2019

BPN Jakarta menggelar acara nobar tersebut pada tiga lokasi, di Jakarta Tiga lokasi tersebut adalah Media Center Prabowo-Sandiaga, Mabes Roemah Djoeang, dan di Seknas Prabowo-Sandiaga.

“Pusatnya di media center, di Jalan Sriwijaya 1 Nomor 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,” ujar Andre menjelaskan

Andre Rosaide menyatakan bahwa beberapa juru bicara dan juru debat  ikut mendampingi Prabowo ke lokasi debat. Seperti sudah sering dikatakan sebelumnya, bahwa ajang debat capres dan cawapres perdana dilaksanakan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Acara tersebut digelar pada pukul 19.00 WIB.

“Nanti ada relawan dan simpatisan yang ikut nobar,” kata Andre Rosaide menandaskan.

Nobar debat capres yang diselenggarakan oleh pihak BPN tersebut bertujuan untuk melihat kembali program program pasangan calon di dalam acara pemilu 2014 lalu.

“Melihat kembali debat Pilpres sebelumnya, program paslon seperti apa,” ujar Nofal, selaku anggota BPN, saat ditemui, ketika dimintai keterangan di Media Centre BPN Prabowo – Sandiaga Uno, Jakarta Selatan, Sabtu, 12 Januari 2018.

Nofal juga mengungkapkan, selain itu, Direktur Direktorat Relawan, Fery Mursydina Baldan, mantan Komisoner Komnasham Siene Indriani dan politisi PAN Desy Ratna Sari dihadirkan untuk berdiskusi setelah acara nonton bareng tersebut digelar. Acara diskusi itu adalah sebagai kelanjutan dari acara nobar yang diselenggarakan pihak oleh BPN

Menurut Nofal , acara nonton bareng itu menjadi wadah utnuk memberikan penddikan politik bagi masyarakat INdonesia. Nofal juga mengatakan, bahwa acara nonton bareng tersebut juga diselenggarakan di posko kemenangan Prabowo – Sandiaga di berbagai wilayah di tanah air.

“Kami sudah imbau agar nonton bareng debat ini diadakan juga di posko posko di daerah,” kata Nofal menerangkan

Dalam nonton bareng debat capres 2019 ini, sejumlah relawan langsung terbawa suasana. Beberapa relawan bersorak sorai ketika Prabowo naik ke atas podium.

via Acara “Nobar” Debat Prabowo Digelar di Seluruh Indonesia

credit by #913

Acara Debat Perdana Prabowo, Dihadiri Mantan Presiden RI

Acara debat perdana capres-cawapres perdana dihadiri  oleh Tiga mantan presiden RI, seperti BJ Habibie, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka datang menghadiri acara tersebut atas undangan pihak Panitia

“Kami juga undang tokoh bangsa, Presiden ke-3, Presiden ke-5, Presiden ke-6 dan para mantan wapres dalam hal ini Tri Sutrisno dan Hamzah Haz,” ujar  Wahyu Setiawan, yang merupakan Komisioner KPU di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Senin (14/1/2019).

“Insyaallah hadir semua,” kata komisioner KPU,  Wahyu Setiawan menambahkan, ketika wawancarai oleh pihak kami, Kamis (17/1/2019).

Acara debat yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan itu, tidak hanya dihadiri oleh para mantan presiden.  acara tersebut juga mengundang sejumlah mantan wakil presiden, seperti: Tri Sutrisno, Hamzah Haz, dan Boediono. Selain itu, Jusuf Kalla, Wakil Presiden pendamping Jokowi juga turut diundang.

Pihak  yang menyatakan tidak hadir ialah perwakilan KPK dan Komnas HAM atas keinginan mereka sendiri.

“Tidak datang, karena permintaan beliau sendiri,” ujar Wahyu.

Wahyu juga menerangkan, bahwa dalam debat perdana antara Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu selain para pemimpin bangsa tersebut, berbagai tokoh juga turut diundang tokoh hingga akademisi.

“Meliputi tokoh bangsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, tokoh pemuda,” kata Wahyu mengungkapkan

Pihak KPU dalam acara ini telah menyiapkan 500 kursi. 100 kursi untuk  pendukung kubu Jokowi-Ma’ruf dan 100 kursi untuk pendukung tim Prabowo-Sandiaga.

“Total yang masuk venue itu total 500 tamu undangan dengan perincian 100 tim 01, 100 tim 02, yang 300 undangan KPU,” kata wahyu menambahkan

Sementara 300 undangan lainnya, dikirimkan KPU kepada para tokoh masyarakat dengan berbagai latar belakang..

“Terus kita matangkan. Sekarang ini kita lakukan identifikasi akhir untuk mengundang undangan. Jadi undangan total ada 500,” ujar Wahyu, ketika diwawancarai oleh pihak kami di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, pada hari Senin 14 Januari 2019

“Karena ini temanya Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme, tentu saja 300 orang itu sesuai tema. Itu juga semua latar belakang,” ujar Wahyu menambahkan

pada gelaran debat perdana capres-cawapres perdana, mantan presiden RI  dan sejumlah menteri datang menghadiri acara tersebut. pihak panitia mengundang mereka untuk datang ke acara ini karena mereka adalah pelaku penting sejarah Republik Indonesia

via Acara Debat Perdana Prabowo, Dihadiri Mantan Presiden RI

credit by #913

Prabowo : Saya Yakin di PDIP dan Golkar ada Patriot Hebat

Prabowo Subianto, yang merupakan calon presiden dengan nomor urut 02 mengemukakan visi dan misinya, dalam bentuk pidato kebangsaan. Tema yang diangkat dalam pidato tersebut adalah ‘Indonesia Menang’.. Dalam pidato tersebut,Prabowo berbicara tentang susunan kabinetnya jika menang Pilpres 2019. Prabowo janji akan memilih patriot terbaik Indonesia menjadi menteri menterinya. Ia yakin di semua partai ada patriot Hebat baik itu di partai koalisi maupun partai rivalnya yaitu PDIP dan Golkar

Susilo Bambang Yudhoyono, yang merupakan Ketum Partai Demokrat dipersilahkan naik ke atas panggung untuk melakukan foto bersama. Para elite yang ikut dalam acara foto bersama tersebut, diarahkan untuk bergaya dua jari khas Prabowo-Sandi. Gaya khas Prabowo-Sandi adalah dengan mengangkat telunjuk dan jempol. Miing pun berulang kali memanggil Prabowo dengan sapaan Pak Presdien, dalam acara sesi foto tersebut.

“Kami akan menyusun barisan putra-putri terbaik bangsa Indonesia. The best and the brightest sons and daughters Indonesia. Kami tidak akan memandang latar belakang politiknya, etnis, agama, warna baju politiknya,” ujar Prabowo ketika akan mengakhiri pidatonya.

“Kalau insyaallah mendapat mandat, kami akan mengajak dalam barisan ini dari semua kalangan, bahkan kalau perlu dari partai-partai sekarang yang mungkin berseberangan dengan kita,” kata Prabowo menambahkan

PDIP  yang kini mengusung Jokowi-Ma’ruf Amin akan dirangkul Prabowo untuk bersama-sama berjuang. Intinya orang-orang baik lah yang akan dirangkul Prabowo Subianto.

“Saya yakin dalam barisan PDIP banyak patriot-patriot yang hebat, di dalam barisan Golkar banyak patriot-patriot yang baik. Dalam partai-partai yang lain begitu banyak orang-orang baik. Kita akan mengajak semua bekerja untuk rakyat,” Kata Prabowo, yang juga dikenal sebagai mantan Komandan Jendral Kopassus itu.

Kemudian, Prabowo juga menegaskan, bahwa dirinya dan Sandiaga Uno bukan manusia super, Mereka hanya ingin menjadi alat untuk membantu rakyat, kata Prabowo lebih lanjut

“Saya dan Sandiaga Uno, kami manusia biasa, kami ingin jadi alat Saudara-saudara sekalian, alat seluruh rakyat Indonesia. Bersama-sama kita akan mencapai apa yang kita cita-citakan,” ucap Prabowo menandaskan

Prabowo berbicara tentang susunan kabinetnya jika ia menjadi Presiden Indonesia 2019-2014. Prabowo janji akan memilih patriot terbaik Indonesia menjadi menteri menterinya dari partai pendukungnya, bahkan dari partai PDIP dan Golkar yang saat ini berseberangan kubu dengannya

via Prabowo : Saya Yakin di PDIP dan Golkar ada Patriot Hebat

credit by #913

Prabowo : Hasil Pemilu 17 April Akan Tentukan Nasib Bangsa Indonesia Ratusan Tahun Ke Depan

Maman Imanulhaq,  Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin memberi tanggapannya, terkait himbauan Prabowo pada para relawannya agar mau ikut piknik di TPS. Menurut Prabowo, hasil pemilu 17 April 2019 itu akan menentukan nasib bangsa Indonesia ratusan tahun ke depan

Maman Imanulhaq mengatakan akan melakukan pengawalan di TPS.

“Kami melakukan pengawalan suara di TPS baik saksi resmi yang nanti ditunjuk oleh partai atau kita relawan menyaipkan saksi di luar,” ujar Maman ketika diwawancara oleh wartawan kami, di Posko Cemara Jokowi Ma’ruf Amin, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Senin (14/2019).

Maman Imanulhaq menilai, bahwa himbauan Prabowo tersebut seperti orang yang kurang kerjaan

“TPS itu dijaga bukan hanya dengan piknik, kaya nggak ada kerjaan aja, kita melakukan pelatihan bagaimana pengawalan suara,” ujar Maman melanjutkan.

Maman mengemukakan, bahwa untuk mengawal pemilihan agar tidak terjadi kecurangan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin sudah punya cara tersendiri. Maman pun mengemukakan, untuk menyetorkan hasil suara di tiap TPS, mereka sudah memiliki aplikasi khusus

“Bagaimana suara kita terlihat dan kita udah menyiapkan beberapa aplikasi yang disiapkan oleh relawan sehingga kita satu TPS sudah kita setorkan berapa hasilnya, dan sudah ter-detect mana yang melakukan kecurangan,” ujar Maman menjelaskan.

Beberapa saat yang lalu, Prabowo Subianto menghimbau para pendukungnya dan juga masyarakat untuk bersedia menjaga setiap TPS. Mereka dihimbau untuk menjaga TPS hingga malam hari.Prabowo Subianto, sebagai calon presdien 02 akan menentukan nasib bangsa Indonesia di masa depan.

“Dan emak-emak semuanya, bapak-bapak semuanya, kalau datang, maaf, kali ini kalau pulang jangan cepat-cepat, tunggu sampai malam. Loh kok ketawa? Kuat nggak? Berani nggak. Datang ya, harus sampai sore, nunggu. Jadi saudara-saudara, ya kalau terpaksa kalian bawa rantang ke TPS, bawa tikar ke TPS, sekalian piknik di situ. Kalau perlu tidur di situ sampai selesai. Betul? Bisa? Untuk negara. Apa yang kita lakukan tanggal 17 menentukan kita untuk beberapa ratus tahun ke depan saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo berpesan, ketika ia berpidato di Roemah Djoeang Prabowo-Sandi, Jalan Wijaya I no 81, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu pada 13 Januari 2019

 

via Prabowo : Hasil Pemilu 17 April Akan Tentukan Nasib Bangsa Indonesia Ratusan Tahun Ke Depan

credit by #913

Posko Prabowo-Sandiaga Solo Raya, Mengusik “Kandang Banteng”

Ganjar Pranowo, Politikus PDIP memberikan komentarnya, terkait pendirian poko pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang didirikan di Solo, Jawa Tengah. Ganjar Pranowo mengemukakan, bahwa ‘banteng-banteng terusik dari tidur mereka ‘, disebabkan berdirinya posko tersebut.

“Buat kita, PDIP, banteng-bantengnya jadi bangun dari tidur dan tanduknya keluar. Sudah saya sampaikan dulu, tidak ada yang ikhlas rumah kita diambil orang,” kata Ganjar menjelaskan, ketika di wawancarai  di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada hari Jumat (11/1/2019).

“Segala ikhtiar tentu kita hormati, buat kita PDI perjuangan, banteng-bantengnya jadi bangun dari tidur dan tanduknya keluar,” ujar Ganjar, yang juga dikenal sebagai Gubernur Jawa Tengah itu mnambahkan keteragannnya kepada wartawan, di Kemayoran, Jakarta, Jumat (11/1).

namun ganjar merasa hal itu biasa saja, tetap menghormati kubu rivalnya

“Buat kita, biasa saja. Pasti kawan-kawan di kubu Pak Prabowo-Sandi sedang berikhtiar, segala ikhtiar tentu kita hormati,” kata Ganjar melanjutkan.

“Ya, selamat datang. Kita friend, kita friend,” imbuh Ganjar.

Lokasi posko BPN Prabowo-Sandiaga itu juga hanya berjarak 50 meter dari posko PDIP Banjarsari. PDIP juga sempat mengirimkan karangan bunga saat peresmian posko itu oleh Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso.

“Saya memilih Kota Solo, jujur saja ingin menengok kampung halaman. Mulai umur 18 tahun mendaftar tentara terus nggak pernah pulang,” kata Djoko ketika diwawancarai oleh wartawan kami, ketika ia menghadiri peresmian itu.

Sebagai basis massa PDIP, yang dijuluki kandang Banteng, Ganjar mengemukakan bahwa dirinya tidak pernah merasa resah dengan adanya markas tersebut.

“Sudah saya sampaikan dulu tidak ada yang ikhlas rumah kita diambil orang,” tutur Ganjar

Setelah mengambil keputusan untuk memindahkan posko pemenangan BPN ke Solo, Jawa Tengah, maka tim sukses Prabowo – Sandiaga membangun sebuah posko. Posko itu tidak jauh jaraknya dengan rumah pribadi Jokowi di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Sumber.

Jarak antara rumah pribadi dari calon presiden pertahana, Jokowi dengan posko pemenangan Prabowo – Sandiaga, yang didirikan di sebuah ruko tiga lantai hanya berjarak 450 meter. Sudirman Said, yang juga Direktur Materi Debat BPN Prabowo-Sandiaga, sebelumnya, mengemukakan, dari bulan Januari 2019 pihaknya sudah melakukan pemindahan posko memenangan mereka. BPN beranggapan dengan memiliki kemenangan di wilayah Jawa Tengah akan membuahkan hasil kemenangan di tingkat nasional, maka pihaknya melakukan pemindahan tersebut meskipun diketahui hal tersebut bisa mengusik kandang banteng dan membangunkan banteng banteng yang ada di dalamnya

 

via Posko Prabowo-Sandiaga Solo Raya, Mengusik “Kandang Banteng”

credit by #913