Prabowo-Sandiaga Uno : Genjot Produksi Biofuel Untuk Kurangi Impor BBM

Beberapa program serta kondisi RI di bidang ekonomi kembali dibahas oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dalam diskusi yang dihadiri oleh Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli. Dalam diskusi tersebut juga dibahas strategi Prabowo-Sandiaga Uno untuk meningkatkan produksi Biofuel sebagai salah satu strategi mengurangi impor BBM.

Rizal Ramli memfokuskan perhatian pada melebarnya current account deficit (CAD) RI sebesar minus US$ 8,80 miliar pada kuartal III-2018. Menurut Rizal, hal  tersebut merupakan kegagalan rezim terutama pada makroekonomi. Dimana fakta yang didapatkan adalah sebagian impor itu berupa BBM.

“Kita (RI) punya kebijakan yang aneh. Memang selalu ada faktor internal dan eksternal, pemerintah selama ini selalu beralasan pada faktor eksternal,” kata Rizal, ketika ia menghadiri acara diskusi tersebut, di Prabowo-Sandi Media Center di Jalan Sriwijaya I No 35, Jakarta, pada hari Jumat (11/1/2019).

Ia juga mengemukakan, bahwa gonjang ganjing ekonomi global, berjalan bersamaan dengan terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Perang tersebut memang merupakan permasalahan yang cukup pelik yang harus dihadapi oleh pemerintah. Seharusnya, menurut Rizal, pemerintah harus mampu mengantisipasi permasalahan tersebut dengan membuat kebijakan yang tepat dan tidak salah arah

CAD RI dengan sejumlah negara lain yang mengalami surplus pun dijadikan perbandingan oleh Rizal. Ia pun membandingkan Indonesia dengan negara Filipina. Perbandingan tersebut diambil oleh Rizal, karena Filipina hanya minus US$ 1,25 miliar serta Thailand surplus US$ 2,63 miliar.

Rizal juga memaparkan, bahwa hingga kuartal ke III, neraca perdagangan komulatif juga membuat masyarakat Indonesia mengelus dada. terlihat dari angka minus US$ 7,3 miliar. Selain itu, pada tahun 2018, nilai keseimbangan primer juga menunjukkan angka defisit

“Sangat minimal kebijakan yang mengantisipasi. Yang lebih berbahaya lagi dalam sektor riil, perdagangan ekspor-impor ini tidak berimbang. Kalau ini semata-mata faktor eksternal, bagaimana bisa negara lain di ASEAN tetap bisa mengendalikannya,” ujar Rizal menandaskan

Harryadin Mahardika, Tim Ekonomi BPN Prabowo-Sandi memaparkan rencana mereka di bidang energi. saat ini menurutnya Indonesia harus berkonsentrasi pada pada pengembangan biofuel

“Biofuel ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM, dan bahan bakar kendaraan berbasis fosil, karena tidak ada lagi cara yang lebih cepat untuk mengurai ketergantungan selain kita memproduksi alternatifnya,” kata Harryadin Mahardika memaparkan

via Prabowo-Sandiaga Uno : Genjot Produksi Biofuel Untuk Kurangi Impor BBM

credit by #913

Tim Sukses : Prabowo Siap Berdebat Dalam Bahasa Inggris, Prancis Dan Jerman

Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga menilai Prabowo tidak bisa dianggap sebagai sosok  yang takut menghadapi debat Capres dan Cawapres di Pemilu 2019 . Bahkan menurutnya, Prabowo juga Piawai berdebat dalam bahsa asing

Ketua Umum Partai Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan siap untuk diajak berdebat dalam bahasa Inggris, Prancis dan juga Jerman.

“Bagaimana bisa Mas @prabowo takut berdebat, wong disetiap forum beliau langsung berhadapan, dengan berbagai pertanyaan pun demikian bila menggunakan bahasa Inggris, Perancis, Jerman. Makanya, ketika ada agenda visi misi sebelum debat, beliau keberatan menggunakan “stuntman” yakni Timses,” ujar Dahnil, melalui akun Twitter pribadinya @Dahnilanzar pada Selasa 8 Desember 2018 lalu

Ketika Dahinl memberikan pernyatan tersebut, ia juga membantah apa yang dikatakan oleh Arya Sinulingga, selaku juru debat Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi – Maruf Amin. Arya Sinulingga, yang juga dikenal sebagai Politikus Partai Perindo itu pernah juga menyatakan, jika Prabowo Subianto dan Sandiaga, sebagai Capres dan Cawapres nomor urut 02 takut menghadapi ajang debat Pemilihan Presiden 2019

Berkenaan dengan hal tersebut, Dahni Anzar malah bertanya-tanya apa alasan Arya bisa berkata seperti itu, hingga ia berani menturkan hal tersebut. padahal semua orang mengetahui , Arya tidak pernah ikut hadir dalam rapat bersama yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Bung Arya Sinulingga yang menyatakan Prabowo Sandi tidak mau berdebat justru tidak pernah hadir dalam pertemuan-pertemuan di KPU RI. Jadi kok bisa pernyataan tersebut muncul,” ujar Dahnil menegaskan

Sekedar informasi, Arya Sinulingga membantah, terkait isu yang menyebut Jokowi – Maruf Amin takut menghadapi debat. Justru Arya menuding balik bahwa Prabowo – Sandiaga lah yang takut berdebat.

“Kami sampaikan justru pihak 02 yang takut debat. Debat itu artinya ada dua arah, perdebatan, mereka maunya hanya satu arah, (pembacaan) visi-misi,” ujar Arya, ketika memberikan keterangannya kepada narasumber kami di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno menegaskan Prabowo tidak ada masalah dalam berdebat, bahkan ia Siap Berdebat Dalam Bahasa Inggris, Prancis Dan juga Jerman. Prabowo adalah Perwira Pasukan Khusus yang dituntut menguasai banyak Bahasa untuk penugasannya. sehingga bahasa asing seperti Inggris, Prancis dan Jerman bukanlah hal Asing bagi Prabowo

via Tim Sukses : Prabowo Siap Berdebat Dalam Bahasa Inggris, Prancis Dan Jerman

credit by #913

Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Banyak Dirugikan KPU

Telinga pendukung Prabowo-Sandiaga dibuat panas, seminggu jelang debat berlangsung. pendukung Prabowo-Sandiaga menganggap KPU, sebagai penyelenggara pemilu di bawah pimpinan Arief Budiman berat sebelah,  sehingga merugikan kubu tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno. diantaranya KPU tidak memfasilitasi pembacaan Visi Misi

Koalisi Prabowo-Sandi  mengangggap KPU tidak netral dan cenderung memihak pada Jokowi-Ma’ruf. Seharusnya, KPU bersedia  memfasilitasi kubu Jokowi dan Prabowo memaparkan visi dan misi. Dan Acara memaparkan visi misi  itu sudah dijadwalkan pada 9 Januari 2019 lalu

Dalam acara tersebut, antara pihak petahana dan oposisi sempat terjadi perdebatan. Pihak petahana menginginkan pemaparan cukup dilakukan oleh tim sukses.mereka saja. Akan tetapi, pihak Prabowo, sebagai pihak oposisi ngotot ingin capres-cawapres langsung yang menyampaikan visi misi.

Beberapa hari yang lalu, KPU memutuskan untuk membatalkan acara pemaparan visi dan misi.

“Soal sosialisasi visi misi, tadi malam sudah diputuskan, silakan dilaksanakan sendiri-sendiri, tempat dan waktu yang mereka tentukan sendiri, jadi tidak lagi difasilitasi oleh KPU,” kata Arief Budiman, selaku Ketua KPU  ketika diwawancara di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (5/1).

Kubu Prabowo bereaksi atas keputusan KPU tersebut. Tim sukses Prabowo beranggapan, pembatalan yang dilakukan oleh KPU dalam melaksanakan acara sosialisasi visi misi adalah cara untuk memihak pada kubu Jokowi. Malahan KPU telah dilaporkan ke ke DKPP karena mereka dianggap berat sebelah

Malahan, Hashtag #JKWTakutPaparkanVisiMisi sempat menjadi trending topic nomor satu di banyak akun-akun Twitter.

“Saya sayangkan ya bahwa ini banyak ditunggu oleh masyarakat. Mereka ingin mendengar langsung visi misi yang disampaikan, sebagai penyelenggara pemilu KPU mestinya memfasilitasi,” ujar Sandiaga Uno, yang dikenal sebagai Cawapres menjelaskan, ketika dimintai keterangannya, di Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (6/1).

Protes yang dilakukan oleh kubu Prabowo, karena keputusan mereka untuk membocorkan pertanyaan dalam debat perdana capres-cawapres yang akan diaksanakan pada 17 Januari nanti. Pertanyaan yang telah dibocorkan akan membuat acara debat tidak otentik

“Apa yang jadi persoalan bangsa ini tentunya tanpa diberikan pertanyaan harusnya sudah tahu sudah bisa dijawab, jadi lucu ini, ini kalah dengan kontes putri Indonesia mustika ratu, apalagi sama kontes miss universe,” ujar Didi Irawadi Syamsuddin, yang merupakan  Wakil Sekertaris Jendral Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin.

Arief Budiman ,Ketua KPU memaparkan, kenapa pihaknya bocoran pertanyaan kepada capres dan cawapres yang akan dilaksanakan 17 Januari nanti. Baginya hal tersebut dilakukan agar para kandidat paslon tidak saling menjatuhkan dan dapat saling menjaga martabat.

“Kita harus menjaga martabat dua paslon dan kita tidak ingin ada pertanyaan-pertanyaan yang justru saling menjatuhkan,” ujar Arief menjelaskan, setelah  ia selesai melantik komisioner KPUD se-Sumsel di Palembang, pada hari Senin 7 Januari 2019

Banyak Kebijakan KPU yang merugikan Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno, di antaranya KPU tidak memfasilitasi kedua capres untuk memaparkan visi misi mereka. Seharusnya Visi Misi adalah bagian penting dari pilpres 2019, namun bagian ini tidak difasilitasi oleh KPU.

via Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Banyak Dirugikan KPU

credit by #913

Timses : Prabowo Biasa Jawab Pertanyaan Dalam Inggris, Prancis, Jerman.. Masih Dituduh Takut Debat

Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi  sangat  yakin bahwa Prabowo Subianto, sebagai  Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 tidak takut untuk menghadapai acara debat. Karena Prabowo Subianto menguasai 3 bahasa asing dengan baik yaitu bahasa Inggris , Perancis dan Jerman. Bahkan ia langsung menjawab pertanyaan itu tanpa melihat contekan dan melemparkan pertanyaan ke staf nya.

Keberanian Prabowo untuk menghadapi acara debat disampaikan oleh Dahnil Anzar, lewat akun Twitternya @Dahnilanzar, hari Selasa 8 Januari 2019.

Dahnil Anzar Simanjuntak lewat akun Twitter pribadinya mengatakan, bahwa Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto tidak takut debat di ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah terbukti  di setiap forum yang dihadiri oleh Prabowo itu selalu bisa dijawab termasuk menjawab pertanyaan dengan bahasa asing.

Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan dengan tegas, bahwa pihaknya keberatan menggunakan tim sukses (stuntman), ketika ada jadwal penyampaian visi misi

“Bagaimana bisa Mas @prabowo takut berdebat, wong disetiap forum beliau langsung berhadapan dg berbagai pertanyaan pun demikian bila menggunakan bahasa Inggris, Perancis, Jerman” kata Dahnil  menambahkan

“Makanya, ktk ada agenda Visi misi sebelum debat, beliau keberatan menggunakan “stuntman” yakni Timses,” kata Dahnil menambahkan tulisannnya.

Sebalumnya, dikutip narasumaber kami, M Taufik, yang merupakan Badan Pemenangan Daerah (BPD) pasangan Prabowo-Sandi  menampik tuduhan, terkait berita, bahwa aksi pemberian daftar pertanyaan kepada kandidat seminggu sebelum digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah berasal  dari permohonan pihak Prabowo-Sandiaga

Permaslaahan tersebut diungkapkan oleh Taufik, ketika ia diwawancara oleh pihak kami ketika ia berada di kantor Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Menteng, hari Senin malam, tanggal 7 Januari 2019

“Mana ada? Pak Prabowo dan Pak Sandi kan kapan saja berdebat oke. Tidak ada itu,” ujar Taufik menjelaskan

Berkenaan dengan hal tersebut, maka Taufik menyatakan bahwa pihaknya justru lebih setuju, jika kisi-kisi  pertanyaan tidak diberikan kapada para capres dan cawapres sebelum dilaksanakannya acara debat

Berkaitan dengan tipe pertanyaan terbuka untuk acara debat, yang telah ditetapkan oleh KPU, Taufik malah merasa heran. Hal ini karena kedua pasangan capres dan cawapres akan menerima daftar pertanyaan terlebih dulu. Daftar pertanyaan tersbut telah diberikan oleh KPU seminggu sebelum dilaksanakannya acara debat.

Apapun pertanyaannya akan dijawab prabowo subianto dengan baik, menepis tuduhan yang beredar bahwa prabowo takut akan debat, padahal publik sama sama mengetahui prabowo biasa menjawab pertanyaan dalam bahasa asing diantaranya bahasa prancis inggris dan jerman

via Timses : Prabowo Biasa Jawab Pertanyaan Dalam Inggris, Prancis, Jerman.. Masih Dituduh Takut Debat

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Ingin Debat Elegan, Substantif Bukan Lomba menghafal Singkatan

Sandiaga Uno, Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02  menyatakan bahwa dirinya tidak ingin terjebak dalam pusaran ajang debat calon presiden yang akan dilaksanakan ada 17 januari mendatang. Dalam pandangan Sandiaga ia menginginkan debat yang elegan bertema substantif tidak dengan konsep cerdas cermat dan lomba menghafal singkatan

“Kita tidak ingin menjadikan debat ini sebagai sarana saling menjatuhkan, saling gontok-gontokan. Karena waktu di Pilkada 2014, Pilpres 2014 maupun Pilkada 2017 yang saya mengikutinya debat itu diisi dengan konsepsi seperti cepat-tepat, cerdas-cermat, dan lomba menghafal singkatan-singkatan,” tutur Sandiaga memaparkan, ketika ia diwawancara pihak kami, di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, pada hari Selasa 8 Januari  2019

Sandiaga juga menilai, pendalaman akan visi dan misi  para calon presiden merupakan isi pokok yang seharusnya diusung dalam acara debat calon presiden dan calon wakil presiden. Selain itu, gagasan-gagasan kedua pasangan calon untuk menata kembali Indonesia agar menjadi lebih maju juga seharusnya dikemukakan dalam acara debat tersebut. Sandiga menuturkan, bahwa hal tersebut akan memperkihatkan bagimana para calon presiden dan calon wakil presiden yang akan dipilih memandang dan menyelesaikan masalah-masalah yang sejatinya sedang dihadapi oleh bangsa ini.

“Menyajikan diferensiasi tentang apa yang ingin dihadirkan pasangan Jokowi dan Kiai Ma’ruf dengan apa yang ditawarkan Prabowo-Sandi kepada rakyat Indonesia. Ini lho bedanya,” kata Sandiaga memaparkan

“Karena saya turun di beberapa daerah itu, jangankan visi-misi Prabowo-Sandi, visi-misi Pak Presiden saja mereka (rakyat) tidak mengerti,” ujar sandaga menambahkan.

Kemudian, Sandiaga pun mengisahkan pengalamannhya ketika ia mengikuti acara debat dalam ajang pemilihan gubernur DKI, yang diselenggarakan pada tahun 2017. Sandiaga Uno waktu itu maju sebagai calon Wakil Gubernur DKI sangat memperhatikan para simpatisan yang telah memberikan dukungan dalam acara debat tersebut

“Saya tidak ingin waktu keadaan di DKI seperti dua suporter itu saling serang-menyerang, itu waktu tiga (pasangan calon) bingung sekali, masing-masing punya yel-yel sendiri. Dua (pasangan calon) sama, makin kisruh. Saya sampai susah untuk melihat waktu. Waktu itu seperti ditutup-tutupi oleh para suporter dari kubu sebelah. Saya tidak ingin itu terjadi,” tutur Sandiaga mengisahkan pengalamannya.

“Saya ingin debat itu sangat-sangat terhormat, bukan seperti menonton pertandingan gulat, atau tinju. Tapi ini adalah gagasan yang disampaikan, visi-misi dan pendalaman,” kata Sandiga melanjutkan ceritanya

Pada Kamis, tanggal 17 Januari 2019 adalah hari dimana acara debat perdana akan diselenggarakan. KPU menyatakan, bahwa pihak TKN Jokowi-Ma’ruf dan BPN Prabowo-Sandi telah menyepakati mekanisme yang akan diterapkan dalam acara debat perdana terebut.

Akan tetapi, debat yang akan diikuti oleh kedua paslon ini, masih menjadi bahan perdebatan diantara tim sukses TKN Jokowi-Ma’ruf dan BPN Prabowo-Sandi. Malahan mereka saling tuduh, bahwa pihak siapa yang sebenarnya tidak mampu untuk menghadapi acara debat. Selain itu, mereka juga memperdebatkan masalah bocoran pertanyaan yang akan diberikan dalam acara debat.

namun Pihak Prabowo-Sandiaga berharap menemukan Debat yang Elegan, Substantif  pada permasalahan bangsa dan Bukan seperti  Lomba menghafal Singkatan anak sekolah.

via Prabowo-Sandiaga Ingin Debat Elegan, Substantif Bukan Lomba menghafal Singkatan

credit by #913

Andi Arief Dituduh Menyebarkan Hoaks, Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Siapkan Bantuan Advokasi

Andi Arief, Wakil Sekjen Partai Demokrat akan didampingi oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menghadapi jalannya proses hukum hukum di kepolisian. Permasalahan akan adanya berita bohong, yang menyatakan adanya tujuh kontainer surat yang sudah dicoblos untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf, membuat Andi Arief dilaporkan ke polisi karena dianggap menyebarkan berita bohong tersebut.

“Selain teman-teman Demokrat yang melakukan pendampingan hukum, kami dari Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi siap membantu bila diperlukan,” ujar Sufmi Dasco Ahmad, yang merupakan Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, , ketika diwawancarai oleh wartawa kami, pada hari  Jumat (4/12/2018).

Dasco menegaskan bahwa berita bohong tersebut tidak disebarkan oleh Andi Arief. Terkait permaslahan tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos, Daco menilai, seharusnya diadakan pengecekan valid atau tidaknya berita terrsebut melalui akun twitternya.

Ia juga bertanya-tanya, alasan  Andi Arief justru dituding menyebar hoaks oleh kubu Jokowi-Ma’ruf.

“Ini kan lucu sekali. Saya sudah lihat Twitter-nya, jelas-jelas Andi Arief itu mengonfirmasi, menanyakan kebenaran dari rekaman yang beredar, sudah jelas kok itu,” ujar Dasco menegaskan

Daco menilai, memang pendukung Jokowi-Ma’ruf memiliki hak untuk melaporkan Andi Arief ke polisi. Akan tetapi, Dasco beranggapan, bahwa sebaiknya pihak kepolisian dapat lebih bijaksana dalam menanggapi laporan ini, dengan menjalankan prosen penyelidikan secara objektif.

“Nanti kami akan lihat SOP tentang penerimaan laporan tindak pidana, apakah kemudian polisi menjalankan SOP atau enggak. Karena sudah jelas, pidananya itu bingung kami di mana gitu lho, karena dia mengkonfirmasi justru kok kena laporan pidana,” ujar Dasco memaparkan.

“Biasanya polisi ada SOP untuk menentukan apakah ini tindak pidana atau tidak dalam menerima laporan,” tutur Dasco selanjutnya.

Ciutan Andi Arief yang meminta adanya pengecekan kabar kontainer bermasalah, Dituduh Menyebarkan Hoaks, dia hanya bermaksud menyampaikan informasi kepada pihak terkait namun berujung pada tuduhan menyebarkan hoaks. Lalu apakah kita harus diam berpangku tangan ketika mendengar kabar yg belum jelas?.. bagaimanapun  Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Siapkan Bantuan Advokasi kepada Andi Arief

via Andi Arief Dituduh Menyebarkan Hoaks, Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Siapkan Bantuan Advokasi

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno : “Emak-emak adalah pioner kehidupan”

Sandiaga Uno, Calon wakil presiden nomor urut 02 melakukan kampanye dan bertemu dengan kelompok pendukungnya, di Samarinda, Kalimantan Timur, pada hari Sabtu pada tanggal 5 Januari 2019. Sandiaga Uno percaya bahwa kaum ibu adalah tiang kehidupan bangsa. ia percaya  “Emak-emak adalah pioner kehidupan”. Tanpa kiprah kaum ibu, tidak mungkin bangsa Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi.

Nama kelompok pendukung itu adalah “The Power of Emak-emak Prabowo-Sandiaga”. Sandiaga yakin, kelompok emak-emak tersebut bisa membantu bagi pemenangannya bersama Prabowo Subianto.

“The Power of Emak-emak Prabowo-Sandiaga”. merupakan nama kelompok simpatisan yang memberikan dukunngan mereka pada Prabowo dan Sandiaga. Sandiaga pun merasa optimis kelompok emak-emak tersebut dapat menjadi simpatisan yang dapat meberikan dukunagnnya bagi pemenangannya bersama Prabowo Subianto.

“Emak-emak adalah pioner kehidupan. Tanpa emak-emak, bapak-bapak kelimpungan. Karena itu emak-emak adalah relawan terkuat yang mampu mengawal Prabowo-Sandi di Samarinda,” ujar Sandiaga Uno, dengan penuh semangat.

Sandiaga menilai, bahwa emak-emank akan memiliki perasaan, mana calon pemimpin yang tepat  untik dipilih menjadi pemimpin mereka kelak.

“Emak-emak di Kaltim khususnya di Samarinda ini tahu, mana yang terbaik. Pilihan emak-emak selalu tepat. Karena itu emak-emak banyak merapat ke Prabowo- Sandiaga. Dengan emak-emak, Prabowo-Sandi pasti menang,” ujan Sandiaga menambahkan

Pada kesempatan tersebut, Sandiaga merasa optimis, bahwa dirinya dan Prabowo Subianto pun berjanji, bahwa ia akan berusaha meningkatkan perekonomian keluarga. “Kita sejahterakan emak – emak, maka kehidupan bapak – bapak juga sejahtera. Inilah The Power of Emak-emak di Samarinda” tutur Sandiaga menandaskan.

Meskipun perolehan suara yang didapatkan oleh prabowo dan sandiaga dapat unggul di kalangan milenial, tetapi Sandi tetap khawatir dalam peolehan yanng diberikan oleh suara emak-emak. Hingga saat ini, Sandiaga mengatakan, bahwa pihaknya masih fokus pada  suara yang akan diberikan pada emak emak.

“Kita fokus ke ibu-ibu. Kalau (suara) perempuan, (kami) harus kerja keras lagi. Kita masih berusaha,” kata Sandiaga menegaskan.

“Emak-emak adalah pioner kehidupan”, Kaum ibu adalah sumber kehidupan bagi sebuah bangsa.  Bagaimana memajukan kebuah bangsa, harus dimulai dengan mensejahterakan kaum Ibu.

via Prabowo-Sandiaga Uno : “Emak-emak adalah pioner kehidupan”

credit by #913

Ogah Pencitraan Berbau Agama, Prabowo-Sandiaga Uno Gunakan Pakaian Formal di Surat Suara

Tidak ingin Pencitraan di atas kertas suara  pilpres 2019, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak ingin mengeksploitasi identitas kelompok Etnis  atau Agama tertentu. Dalam pemilihan jas dan peci yang dikenakan Prabowo-Sandi , mereka menginginkan pemakaian pakaian formal di surat suara yangmenggambarkan identitas nasional.

Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan alasan tersebut, ketika ia diwawancarai pihak kami, setelah mengikuti acara validasi surat suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Tapi tokoh-tokoh budaya dari berbagai elemen dan etnis yang kami undang termasuk pakar-pakar menyimpulkan kali ini Pak Prabowo dan Sandi ingin tampil beda dengan baju yang mencitrakan kepemimpinan dan kewibawaan nasional,” ujar Priyo di Gedung KPU, pada hari Jumat 4 Januari 2019.

Priyo menilai, pihak BPN sangat yakin bahwa jas dan peci yang dikenakan Prabowo-Sandi pada foto dalam surat suara, menggambarkan dua hal yaitu nasionalisme dan religius. Priyo juga menyatakan bahwa pakaian yang digunakan Prabowo dan Sandiaga dalam surat suara, umum digunakan oleh kepala negara dunia

Berdasarkan hal itulah, maka pasangan Prabowo dan Sandiaga tidak memakai pakaian yang mengeksploitasi identitas agama atau suku tertentu.

“Kami meyakini tidak harus terlalu mengeksploitasi dengan menunjukkan keislaman dengan baju muslim atau adat tertentu. Kami hindari itu, sengaja kami tidak memilih. Itu kenapa enggak pakai budaya Jawa atau pakaian adat lain,” kata Priyo menjelaskan.

Pasangan capres Prabowo-Sandi resmi menggunakan setelan kemeja putih berbalut kemeja hitam, dasi merah, dan dilengkapi peci hitam. Di lain pihak, Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo dan Sandiaga memakai kemeja putih yang dipadukan dengan kemeja hitam dasi merah, dan dilengkapi peci hitam.

Sebelumnya, Sandiaga Uno menerangkan, bahwa mereka memilih memakai jas hitam, sebagai pakaian yang akan dikenakan pada surat suara. karena pakaian tersebut merepresentasikan bahwa ajang pemilihan presiden merepakan acara yang bersifat formal.

Menurut Sandiaga dan juga Prabowo, ajang pemilihan presiden merupakan acara yang bersifat formal. Untuk itu, mereka pun berniat untuk menjalankannya dengan sungguh-sungguh, diawali dengan memakai pakaian yang juga formal.

“Bagi kami kan ini sesuatu yang sangat formal. Dan kalau lihat foto presiden dan wakil presiden kan semuanya juga pakai pakaian formal,” ujar Sandiaga menerangkan.

Pencitraan  adalah sesuatu yang dihindarkan oleh Prabowo-Sandi , mereka memilih pakaian formal di surat suara yangmenggambarkan identitas nasional tanpa mengeksploitasi identitas etnis atau agama tertentu.

via Ogah Pencitraan Berbau Agama, Prabowo-Sandiaga Uno Gunakan Pakaian Formal di Surat Suara

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno Ungkapkan Fakta, Dituduh Partai Sebelah Sebarkan Hoaks

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno beserta partai  koalisinya mengungkapkan fakta, namun akhirnya dituduh oleh Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) telah menyebarkan tiga hoaks dalam tiga hari pertama di tahun 2019. .

“Kami betul-betul tidak menyangka kubu sebelah seintens ini menggunakan hoaks. Di hari ke-3 tahun 2019, kubu mereka sudah menelurkan tiga hoaks,”  kata Juru Bicara PSI Dedek Prayudi, melalui pernyataan tertulisnya, pada hari Jumat 4 Januari 2019

Fakta Prabowo yang dianggap hoaks pertama adalah tentang selang darah RSCM dipakai 40 kali. Prabowo pun dibantah oleh pihak RSCM. Fakta yang kedua yang dianggap hoaks adalah pernyataan dari Sandiaga Uno, yang menhytakan bahwa Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dibangun tanpa menggunakan uang pemerintah.. Herry Trisaputra Zuna, yang merupakan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR memaparkan, pembangunan Tol Cipali merupakan hasil kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Seperti diketahui, Tol Cipali dibangun oleh Sandiaga Uno dengan menggunakan uang dari masyarakat. Adapun peminjaman uang dari masyarakat ini meminimalkan utang pemerintah / BUMN. sehingga tidak membebani keuangan Negara. sesuatu yang harus dimulai sejak lama adalah membangun menggunakan dana masyarakat dalam bentuk penyertaan modal.

Isu  lain adalah  hoaks terkait pemberitaan tentang tujuh kontainer yang mengangkut surat suara yang sudah dicoblos yang diperuntukkan bagi pasangan calon presiden 01 dan wakilnya, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Andi Arief, yang merupakan Wakil Sekjen Partai Demokrat mengunggah isu ini. Hoaks tersebut sudah dicek dan di pastikan benar atau tidaknya. dalam penilaian Dede tiga hoaks ini disebarkan karena kubu Prabowo-Sandi tidak punya rencana lerja.

“Miskinnya gagasan program pembangunan dan semakin desperate-nya kubu mereka tapi begitu ambisiusnya Pak Prabowo kami duga telah memaksa mereka untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2019 at all costs,” ujar Dede menjelaskan.

Dede menilai, bahwa iklim demokrasi yang berubah menjadi demokrasi yang bertaburan  hoaks. Hal tersebut juga  merupakan akar dari perpecahan sebuah bangsa .

“Kandidat politik yang bermain dengan hoaks tidak ubahnya penipu dan penghasut bagi bangsanya sendiri. Hoaks sangat berbahaya dalam peradaban berdemokrasi,” kata dia

Jika ada kabar kurang sedap, janganlah ditangkis dengan dalih HOAKS, diselidiki dulu kebenarannya. Jika memang kabar tersebut terjadi, harus dicari jalan keluarnya. bukan malah berbalik menuduh hoaks. seperti yang terjadi pada koalisi Prabowo-Sandiaga Uno Ungkapkan Fakta, malah Dituduh pihal lain sebagai menyebarkan Hoaks

via Prabowo-Sandiaga Uno Ungkapkan Fakta, Dituduh Partai Sebelah Sebarkan Hoaks

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno Ungkapkan Fakta, Dituduh Partai Sebelah Sebarkan Hoaks

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno beserta partai  koalisinya mengungkapkan fakta, namun akhirnya dituduh oleh Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) telah menyebarkan tiga hoaks dalam tiga hari pertama di tahun 2019. .

“Kami betul-betul tidak menyangka kubu sebelah seintens ini menggunakan hoaks. Di hari ke-3 tahun 2019, kubu mereka sudah menelurkan tiga hoaks,”  kata Juru Bicara PSI Dedek Prayudi, melalui pernyataan tertulisnya, pada hari Jumat 4 Januari 2019

Fakta Prabowo yang dianggap hoaks pertama adalah tentang selang darah RSCM dipakai 40 kali. Prabowo pun dibantah oleh pihak RSCM. Fakta yang kedua yang dianggap hoaks adalah pernyataan dari Sandiaga Uno, yang menhytakan bahwa Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dibangun tanpa menggunakan uang pemerintah.. Herry Trisaputra Zuna, yang merupakan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR memaparkan, pembangunan Tol Cipali merupakan hasil kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Seperti diketahui, Tol Cipali dibangun oleh Sandiaga Uno dengan menggunakan uang dari masyarakat. Adapun peminjaman uang dari masyarakat ini meminimalkan utang pemerintah / BUMN. sehingga tidak membebani keuangan Negara. sesuatu yang harus dimulai sejak lama adalah membangun menggunakan dana masyarakat dalam bentuk penyertaan modal.

Isu  lain adalah  hoaks terkait pemberitaan tentang tujuh kontainer yang mengangkut surat suara yang sudah dicoblos yang diperuntukkan bagi pasangan calon presiden 01 dan wakilnya, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Andi Arief, yang merupakan Wakil Sekjen Partai Demokrat mengunggah isu ini. Hoaks tersebut sudah dicek dan di pastikan benar atau tidaknya. dalam penilaian Dede tiga hoaks ini disebarkan karena kubu Prabowo-Sandi tidak punya rencana lerja.

“Miskinnya gagasan program pembangunan dan semakin desperate-nya kubu mereka tapi begitu ambisiusnya Pak Prabowo kami duga telah memaksa mereka untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2019 at all costs,” ujar Dede menjelaskan.

Dede menilai, bahwa iklim demokrasi yang berubah menjadi demokrasi yang bertaburan  hoaks. Hal tersebut juga  merupakan akar dari perpecahan sebuah bangsa .

“Kandidat politik yang bermain dengan hoaks tidak ubahnya penipu dan penghasut bagi bangsanya sendiri. Hoaks sangat berbahaya dalam peradaban berdemokrasi,” kata dia

Jika ada kabar kurang sedap, janganlah ditangkis dengan dalih HOAKS, diselidiki dulu kebenarannya. Jika memang kabar tersebut terjadi, harus dicari jalan keluarnya. bukan malah berbalik menuduh hoaks. seperti yang terjadi pada koalisi Prabowo-Sandiaga Uno Ungkapkan Fakta, malah Dituduh pihal lain sebagai menyebarkan Hoaks

via Prabowo-Sandiaga Uno Ungkapkan Fakta, Dituduh Partai Sebelah Sebarkan Hoaks

credit by #913