Beberapa program serta kondisi RI di bidang ekonomi kembali dibahas oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dalam diskusi yang dihadiri oleh Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli. Dalam diskusi tersebut juga dibahas strategi Prabowo-Sandiaga Uno untuk meningkatkan produksi Biofuel sebagai salah satu strategi mengurangi impor BBM.
Rizal Ramli memfokuskan perhatian pada melebarnya current account deficit (CAD) RI sebesar minus US$ 8,80 miliar pada kuartal III-2018. Menurut Rizal, hal tersebut merupakan kegagalan rezim terutama pada makroekonomi. Dimana fakta yang didapatkan adalah sebagian impor itu berupa BBM.
“Kita (RI) punya kebijakan yang aneh. Memang selalu ada faktor internal dan eksternal, pemerintah selama ini selalu beralasan pada faktor eksternal,” kata Rizal, ketika ia menghadiri acara diskusi tersebut, di Prabowo-Sandi Media Center di Jalan Sriwijaya I No 35, Jakarta, pada hari Jumat (11/1/2019).
Ia juga mengemukakan, bahwa gonjang ganjing ekonomi global, berjalan bersamaan dengan terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Perang tersebut memang merupakan permasalahan yang cukup pelik yang harus dihadapi oleh pemerintah. Seharusnya, menurut Rizal, pemerintah harus mampu mengantisipasi permasalahan tersebut dengan membuat kebijakan yang tepat dan tidak salah arah
CAD RI dengan sejumlah negara lain yang mengalami surplus pun dijadikan perbandingan oleh Rizal. Ia pun membandingkan Indonesia dengan negara Filipina. Perbandingan tersebut diambil oleh Rizal, karena Filipina hanya minus US$ 1,25 miliar serta Thailand surplus US$ 2,63 miliar.

Rizal juga memaparkan, bahwa hingga kuartal ke III, neraca perdagangan komulatif juga membuat masyarakat Indonesia mengelus dada. terlihat dari angka minus US$ 7,3 miliar. Selain itu, pada tahun 2018, nilai keseimbangan primer juga menunjukkan angka defisit
“Sangat minimal kebijakan yang mengantisipasi. Yang lebih berbahaya lagi dalam sektor riil, perdagangan ekspor-impor ini tidak berimbang. Kalau ini semata-mata faktor eksternal, bagaimana bisa negara lain di ASEAN tetap bisa mengendalikannya,” ujar Rizal menandaskan
Harryadin Mahardika, Tim Ekonomi BPN Prabowo-Sandi memaparkan rencana mereka di bidang energi. saat ini menurutnya Indonesia harus berkonsentrasi pada pada pengembangan biofuel
“Biofuel ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM, dan bahan bakar kendaraan berbasis fosil, karena tidak ada lagi cara yang lebih cepat untuk mengurai ketergantungan selain kita memproduksi alternatifnya,” kata Harryadin Mahardika memaparkan
via Prabowo-Sandiaga Uno : Genjot Produksi Biofuel Untuk Kurangi Impor BBM
credit by #913
Ketua Umum Partai Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan siap untuk diajak berdebat dalam bahasa Inggris, Prancis dan juga Jerman.
Dalam acara tersebut, antara pihak petahana dan oposisi sempat terjadi perdebatan. Pihak petahana menginginkan pemaparan cukup dilakukan oleh tim sukses.mereka saja. Akan tetapi, pihak Prabowo, sebagai pihak oposisi ngotot ingin capres-cawapres langsung yang menyampaikan visi misi.
Keberanian Prabowo untuk menghadapi acara debat disampaikan oleh Dahnil Anzar, lewat akun Twitternya @Dahnilanzar, hari Selasa 8 Januari 2019.
“Kita tidak ingin menjadikan debat ini sebagai sarana saling menjatuhkan, saling gontok-gontokan. Karena waktu di Pilkada 2014, Pilpres 2014 maupun Pilkada 2017 yang saya mengikutinya debat itu diisi dengan konsepsi seperti cepat-tepat, cerdas-cermat, dan lomba menghafal singkatan-singkatan,” tutur Sandiaga memaparkan, ketika ia diwawancara pihak kami, di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, pada hari Selasa 8 Januari 2019
“Selain teman-teman Demokrat yang melakukan pendampingan hukum, kami dari Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi siap membantu bila diperlukan,” ujar Sufmi Dasco Ahmad, yang merupakan Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, , ketika diwawancarai oleh wartawa kami, pada hari Jumat (4/12/2018).
Nama kelompok pendukung itu adalah “The Power of Emak-emak Prabowo-Sandiaga”. Sandiaga yakin, kelompok emak-emak tersebut bisa membantu bagi pemenangannya bersama Prabowo Subianto.
“Tapi tokoh-tokoh budaya dari berbagai elemen dan etnis yang kami undang termasuk pakar-pakar menyimpulkan kali ini Pak Prabowo dan Sandi ingin tampil beda dengan baju yang mencitrakan kepemimpinan dan kewibawaan nasional,” ujar Priyo di Gedung KPU, pada hari Jumat 4 Januari 2019.
Fakta Prabowo yang dianggap hoaks pertama adalah tentang selang darah RSCM dipakai 40 kali. Prabowo pun dibantah oleh pihak RSCM. Fakta yang kedua yang dianggap hoaks adalah pernyataan dari Sandiaga Uno, yang menhytakan bahwa Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dibangun tanpa menggunakan uang pemerintah.. Herry Trisaputra Zuna, yang merupakan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR memaparkan, pembangunan Tol Cipali merupakan hasil kerjasama antara pemerintah dengan badan usaha (KPBU).